Barsela24News.com - Mataram NTB - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Universitas Mataram (Korkom UNRAM) resmi melantik jajaran pengurus periode 2026-2027 dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Prof. Zainal Asikin, Lantai 3 Fakultas Hukum Universitas Mataram, Kamis (18/6). Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Muhamad Dicky Subagia sebagai Ketua Umum HMI Korkom Universitas Mataram.
Kegiatan pelantikan tersebut dihadiri oleh kader HMI dari berbagai komisariat se-Cabang Mataram, alumni, BEM UNRAM, dan Cipayung se-UNRAM. Momentum ini menjadi tonggak awal bagi kepengurusan baru dalam menjalankan roda organisasi dan memperkuat peran HMI sebagai organisasi kader yang berorientasi pada pengembangan intelektual, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat. Pelantikan dilakukan sebagai bentuk legalitas dan pengukuhan kepengurusan baru HMI Korkom Universitas Mataram periode 2026-2027. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat kaderisasi, meningkatkan kapasitas intelektual kader, serta menjawab berbagai tantangan mahasiswa dan masyarakat melalui program-program yang relevan dan berdampak.
Pada periode ini, kepengurusan baru mengusung tagline "HMI Bangkit" sebagai semangat gerakan organisasi. Tema tersebut dipilih untuk mendorong revitalisasi peran HMI dalam membangun tradisi intelektual, memperkuat solidaritas kader, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi kampus maupun masyarakat. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne HMI, laporan ketua panitia, prosesi pelantikan dan baiat pengurus, sertijab, sambutan-sambutan, doa, serta penutupan. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan yang mencerminkan nilai-nilai perjuangan HMI.
Dalam sambutannya, Ketua Umum HMI Korkom UNRAM 2026-2027, Muhamad Dicky Subagia, menegaskan bahwa tema "HMI Bangkit" bukan sekadar slogan, melainkan visi kolektif untuk menghidupkan kembali peran strategis organisasi dalam mencetak kader intelektual dan agen perubahan.
"Hari ini saya mengusung sebuah semangat besar, yaitu HMI Bangkit. Bangkit bukan hanya berdiri setelah jatuh, tetapi keberanian untuk berubah, keberanian untuk berbenah, dan keberanian untuk melangkah lebih jauh dari keadaan sebelumnya," ujar Dicky dalam pidatonya
Menurutnya, kebangkitan HMI harus diwujudkan melalui penguatan tradisi intelektual, kaderisasi yang berkualitas, serta peningkatan kehadiran organisasi dalam menjawab kebutuhan mahasiswa dan persoalan sosial di tengah masyarakat.
"HMI Bangkit adalah membangkitkan kembali semangat intelektual kader. Menghidupkan tradisi diskusi, kajian, dan budaya literasi. Memperkuat kaderisasi yang berkualitas dan berkelanjutan. Serta menghadirkan organisasi yang dekat dengan kebutuhan mahasiswa dan responsif terhadap persoalan kampus maupun masyarakat," tegasnya.
Dicky juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan periode kepengurusannya sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan menghilangkan berbagai sekat yang dapat menghambat kemajuan organisasi.
"Tidak ada lagi sekat-sekat yang memecah persaudaraan. Tidak ada lagi kader yang merasa ditinggalkan. Yang ada adalah semangat kolaborasi, persatuan, dan kerja nyata demi kemajuan HMI Universitas Mataram," katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya menjadikan HMI Korkom UNRAM sebagai rumah perjuangan yang mampu melahirkan gagasan-gagasan progresif dan kader-kader pemimpin masa depan.
"Kami ingin menjadikan HMI UNRAM sebagai rumah perjuangan yang nyaman bagi seluruh kader. Tempat lahirnya gagasan, tempat tumbuhnya kepemimpinan, dan tempat ditempanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam," ungkap Dicky.
Di tengah berbagai tantangan organisasi yang akan dihadapi selama satu periode ke depan, Dicky optimistis HMI mampu terus berkembang apabila seluruh kader menjaga semangat kebersamaan dan konsisten menjalankan nilai-nilai perjuangan organisasi. Sebagai bentuk komitmen nyata, kepengurusan baru HMI Korkom UNRAM berencana memperkuat fungsi komisariat sebagai pusat kaderisasi, memperbanyak forum kajian ilmiah, meningkatkan budaya literasi, serta menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi mahasiswa dan masyarakat.
Menutup sambutannya, Dicky menyerukan kepada seluruh kader untuk membuktikan bahwa HMI tetap relevan dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
"Mari kita jadikan setiap komisariat sebagai pusat pengkaderan yang hidup. Mari kita hadirkan program-program yang berdampak. Mari kita buktikan bahwa HMI bukan hanya besar dalam sejarah, tetapi juga besar dalam kontribusi. Inilah saatnya HMI Bangkit," pungkasnya.
Pelantikan kepengurusan HMI Koordinator Komisariat Universitas Mataram periode 2026-2027 diharapkan menjadi titik awal kebangkitan organisasi dalam memperkuat tradisi intelektual, memperkokoh kaderisasi, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi civitas akademika Universitas Mataram dan masyarakat luas.
Laporan : RY
