Satlat Meninting Ukir Sejarah, Nathania Agustina Rahmadani Persembahkan Emas Perdana Tarung Derajat untuk Lombok Barat di Porprov XII NTB 2026

Barsela24news.com

Barsela24news.com | Lombok Barat, 24 Juli 2026 – Cabang olahraga Tarung Derajat Kabupaten Lombok Barat menorehkan sejarah baru pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Satuan Latihan (Satlat) Meninting sukses menyumbangkan 1 medali emas dan 2 medali perunggu, sekaligus menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pusat pembinaan atlet tarung derajat yang patut diperhitungkan di Nusa Tenggara Barat.

Medali emas yang menjadi kebanggaan Lombok Barat dipersembahkan oleh Nathania Agustina Rahmadani pada nomor tarung putri. Atlet kelahiran Ampenan, 26 Agustus 2009 ini merupakan putri dari pasangan Dodi Iswahyudi dan Titik Novianti. Nathania saat ini berdomisili di BTN Elite Rinjani, Jatisela, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, dan masih menempuh pendidikan di kelas XI SMAN 2 Mataram.

Perjalanan Nathania menuju podium juara tidaklah mudah. Di babak penyisihan, ia sukses mengatasi perlawanan Arini Sumbawati dari Kabupaten Sumbawa melalui penampilan disiplin dan strategi menyerang yang efektif.

Memasuki babak semifinal, Nathania menghadapi lawan tangguh, Maniq dari Kabupaten Lombok Tengah. Duel berlangsung sengit dan penuh tekanan. Namun, dengan mental yang semakin matang serta persiapan yang maksimal, Nathania berhasil membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan. Hasil tersebut sekaligus menjadi momen revans yang manis setelah sebelumnya ia harus mengakui keunggulan Maniq pada Kejuaraan Antar Pelajar Tahun 2025 di GOR Tripat Gerung.

Pada partai final, Nathania kembali menunjukkan kualitasnya sebagai atlet muda berbakat. Menghadapi Siti Rahmah dari Kabupaten Lombok Timur, ia tampil tenang, percaya diri, dan mampu mengendalikan ritme pertandingan sejak awal hingga akhir. Penampilan konsisten tersebut mengantarkannya meraih kemenangan sekaligus mempersembahkan medali emas pertama bagi Satlat Meninting pada ajang Porprov.

Prestasi ini menjadi catatan sejarah tersendiri. Nathania resmi tercatat sebagai atlet pertama binaan Satlat Meninting yang berhasil meraih medali emas pada kejuaraan tingkat provinsi, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Lombok Barat di ajang olahraga terbesar di NTB.

Pelatih Satlat Meninting, Indra Rachmat Sara, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian anak didiknya.

"Alhamdulillah, ini buah dari proses latihan yang panjang, doa orang tua, dan kerja keras seluruh tim pelatih. Kami selalu menanamkan kepada atlet bahwa bertanding bukan hanya soal menang, tetapi juga menjaga sportivitas serta membawa nama baik daerah. Nathania sudah membuktikan itu semua," ujarnya.

Selain emas dari Nathania, kontingen Tarung Derajat Lombok Barat juga menambah dua medali perunggu.

Medali perunggu pertama diraih Elyana Sukma Ramdani pada nomor tarung putri kelas 55,1–58 kilogram. Dengan semangat pantang menyerah, Elyana mampu menembus podium setelah melalui pertandingan yang kompetitif.

Sementara medali perunggu kedua dipersembahkan melalui nomor Seni Gerak Drajat II Beregu Putri, yang salah satu atletnya adalah Syafa Salsabila, juga merupakan binaan Satlat Meninting. Raihan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan di Satlat Meninting tidak hanya berorientasi pada nomor tarung, tetapi juga mampu melahirkan atlet berprestasi di nomor seni.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari KONI Kabupaten Lombok Barat, jajaran pelatih, official, hingga orang tua atlet yang terus memberikan motivasi sepanjang proses latihan maupun selama pertandingan berlangsung.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada KONI Lombok Barat, seluruh pelatih, official, dan terutama para orang tua atlet yang selalu memberikan dukungan penuh. Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama," tambah Indra.

Usai sukses di Porprov XII NTB 2026, Nathania kini mengalihkan fokusnya ke target yang lebih tinggi. Ia akan menjalani program latihan intensif sebagai persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional Tarung Derajat yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.

Tak hanya itu, atlet muda berbakat tersebut juga menargetkan dapat bergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) NTB menuju PON 2028, dengan harapan mampu mengharumkan nama Lombok Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional.

"Saya sangat bersyukur atas medali emas ini. Tapi bagi saya ini baru permulaan. Saya akan terus berlatih lebih keras lagi untuk menghadapi Kejurnas bulan Desember dan semoga bisa menjadi bagian dari Pelatda PON NTB 2028," ujar Nathania.

Raihan 1 medali emas dan 2 medali perunggu menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet usia dini yang konsisten, disiplin latihan, serta dukungan semua pihak mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.

Panitia Porprov XII NTB 2026 bersama keluarga besar Tarung Derajat NTB turut memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengharumkan nama daerah masing-masing. (Mwr)