SUMBAWA BARAT, NTB — Forum Yasinan dan Istigosah Kebangsaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus rangkaian Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sumbawa Barat digelar di kediaman Wakil Bupati Sumbawa Barat, Lingkungan Muhajirin, Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kamis (13/08/2026) malam.
Mengusung tema “Merawat Jagad Membangun Peradaban”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi, persatuan, serta sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, akademisi, dan masyarakat, kegiatan tersebut di pimpin langsung Ketua PCNU Sumbawa Barat Prof. Dr. TGH Masnun Tahir, M.Ag dan dihadiri sekitar 146 peserta.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Letkol Inf. Rendra Agit Trisnawan., Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andi Zulikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., Kajari Sumbawa Barat Agung Pamungkas, S.H., M.H., Asisten III Pemkab Sumbawa Barat dr. H. Syaifuddin, Wakil Rektor II UIN Mataram Prof. Dr. Dea Guru H. Muhammad Saleh Ending, M.A., serta sejumlah kepala OPD, camat, lurah, kepala desa dan tokoh masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali Salat Isya berjamaah di Masjid Asy Syakirin, kemudian dilanjutkan dengan Yasinan dan istigosah.
Dalam sambutannya, Ketua PCNU Sumbawa Barat mengajak masyarakat menjaga komunikasi, kesetaraan, dan kebersamaan. Menurutnya, kepedulian serta semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Inf. Rendra Agit Trisnawan dalam sambutanya mengajak masyarakat lebih aktif menyampaikan berbagai kebutuhan di wilayahnya, seperti akses air bersih, pembangunan dan perbaikan jembatan, rumah tidak layak huni (RTLH), maupun kegiatan sosial lainya.
“Masukan dari masyarakat sangat penting karena masyarakat di tingkat bawah yang paling mengetahui kondisi dan kebutuhan wilayahnya. Informasi tersebut dapat disampaikan melalui Babinsa untuk direkap dan ditindaklanjuti sesuai skala prioritas,” ujar Dandim.
Dandim juga memaparkan sejumlah program yang tengah berjalan, di antaranya pembangunan jembatan, penyediaan air bersih, rehabilitasi panti asuhan, RTLH, penanaman mangrove, serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, masih terdapat 22 desa/kelurahan yang belum memiliki lahan. Koordinasi dan pencarian lahan terus dilakukan, dengan rencana pembangunan tahap kedua setelah Agustus 2026.
Sementara itu, Wakil Rektor II UIN Mataram dalam tausiyahnya mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan dengan meningkatkan kepedulian dan berbagi ilmu yang bermanfaat, khususnya kepada generasi muda.
Dirinya menyampaikan bahwa UIN Mataram saat ini memiliki sekitar 16.000 mahasiswa dan merencanakan pembukaan Fakultas Kedokteran pada tahun mendatang.
Forum tersebut ditutup sekitar pukul 21.00 WITA dalam suasana aman, tertib, dan lancar.
Momentum tersebut sekaligus mempertegas pentingnya kolaborasi seluruh elemen daerah. Kemerdekaan tidak hanya dirayakan, tetapi diisi dengan kerja nyata, kepedulian, gotong royong, dan kontribusi untuk pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Sumbawa Barat. Tutupnya. (DM)
