Persatuan Artis Dangdut Indonesia Pamdi NTB Sukses Gelar Peringatan HUT RI ke-81, Panitia Resmi Dibubarkan

Barsela24news.com

Mataram NTB, 23 Agustus 2026 - 
Semangat kemerdekaan menggema sepanjang bulan Agustus 2026 di Nusa Tenggara Barat. Persatuan Artis Dangdut Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat, Pamdi NTB, turut mengisi peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan rangkaian kegiatan seni, budaya, dan musik dangdut. Mulai dari pentas musik kolaborasi, lomba kreativitas kebangsaan, hingga kegiatan sosial di Kota Mataram, semua digelar untuk mengajak masyarakat merayakan kemerdekaan dengan cara yang gembira, produktif, dan penuh makna.

Kemerdekaan adalah momentum untuk mengingat perjuangan para pahlawan dan meneguhkan komitmen kita mengisi kemerdekaan dengan karya nyata. Melalui musik dangdut, Pamdi NTB ingin menyampaikan pesan bahwa cinta tanah air bisa diungkapkan melalui seni. Lagu-lagu kebangsaan yang dibawakan dengan aransemen dangdut, penampilan para artis lokal, dan antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa semangat 1945 masih hidup. Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk dirawat bersama melalui persatuan, toleransi, dan kerja keras membangun bangsa.

Hari ini, Sabtu 23 Agustus 2026, panitia pelaksana HUT RI ke-81 Pamdi NTB secara resmi dibubarkan setelah menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada pengurus wilayah. Selama sebulan penuh kegiatan berjalan lancar, aman, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Panggung dangdut yang meriah, senyum anak-anak, dan kebersamaan lintas usia menjadi gambaran bahwa kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh semua kalangan. Ini adalah bukti bahwa seni memiliki kekuatan untuk menyatukan.

Ketua Pamdi Kota Mataram, Ibu Hj. Gilang, menyampaikan apresiasi dan pesan untuk kemajuan Pamdi NTB. "Alhamdulillah, peringatan HUT RI ke-81 berjalan sukses dan penuh semangat kebersamaan. Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia, pengurus, para artis, dan masyarakat yang telah mendukung. Keberhasilan ini harus kita jadikan pijakan untuk melangkah lebih maju. Ke depan Pamdi NTB harus menjadi organisasi yang kuat, solid, dan profesional," ujar Ibu Hj. Gilang.

Lebih lanjut, Ibu Hj. Gilang menekankan pentingnya pembinaan dan peran sosial Pamdi. "Kita harus meningkatkan kualitas artis melalui pelatihan vokal, manajemen panggung, dan pembinaan karakter. Mari lahirkan generasi muda artis dangdut NTB yang berprestasi dan berakhlak. Selain itu, Pamdi harus lebih hadir di tengah masyarakat. Aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan. Jadikan musik dangdut sebagai sarana dakwah budaya, menyampaikan pesan kebaikan, dan menguatkan nilai-nilai kebangsaan," tambahnya.

Ibu Hj. Gilang juga mengajak seluruh anggota Pamdi untuk berinovasi dan menjaga jati diri bangsa. "Di era digital ini kita harus berani beradaptasi. Manfaatkan media sosial untuk memperkenalkan karya artis NTB ke kancah nasional. Tetapi jangan pernah melupakan akar budaya kita. Mari kita jaga musik dangdut sebagai warisan bangsa, sambil terus berkreasi dan berkolaborasi. Dengan semangat kemerdekaan, mari kita kobarkan semangat Merdeka Berbudaya, Merdeka Berkarya. Bersama kita bangun NTB yang religius, maju, dan sejahtera," tegasnya.

Ketua Pamdi NTB, Maheruddin, menutup dengan optimisme. "Suksesnya kegiatan ini adalah hasil kerja bersama seluruh pengurus, anggota, dan dukungan masyarakat. Ke depan Pamdi NTB akan fokus pada pembinaan kader, penguatan peran sosial, dan perluasan jejaring seni budaya. Kami berkomitmen menjadikan musik dangdut sebagai suara persatuan NTB. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka! Semoga semangat kemerdekaan terus hidup dalam setiap karya dan pengabdian Pamdi untuk masyarakat dan untuk Indonesia," kata Maheruddin.

Dengan dibubarkannya panitia, Pamdi NTB akan melanjutkan program kerja untuk memperkuat peran seni, sosial, dan kebangsaan. Musik dangdut akan terus menjadi jembatan untuk menyatukan, menghibur, dan menginspirasi. (BR)
Tags