Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadliansyah, S.I.K., M.H., turun langsung ke lokasi banjir untuk memastikan kondisi keamanan masyarakat serta memantau situasi di lapangan. Kamis (29/10/26). Foto: (Tini)
Barsela24news.com | Aceh Selatan – Banjir kiriman dari aliran Sungai Lawe Soraya Gelombang yang berasal dari wilayah Kota Subulussalam mulai mengancam sejumlah desa di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Banjir yang sebelumnya merendam Desa Lhok Raya kini dilaporkan meluas ke Desa Cot Bayu dan Padang Harapan.
Hingga Kamis (29/10/2026), sebanyak 16 kepala keluarga (KK) dilaporkan telah dievakuasi ke lokasi pengungsian di kawasan Kompi Brimob Trumon Tengah.
Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadliansyah, S.I.K., M.H., turun langsung ke lokasi untuk memantau perkembangan banjir sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.
Kehadiran Kapolres menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memantau situasi di lapangan, terutama bagi warga yang mulai meninggalkan rumah dan mengungsi ke titik-titik yang dinilai lebih aman di sekitar Mako Brimob Trumon Tengah.
Kepada media Barsela24news.com. Kapolres Aceh Selatan mengatakan bahwa peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat serta memastikan situasi keamanan tetap terkendali.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak lengah, meskipun ketinggian air di sejumlah titik yang dipantau masih dinilai relatif aman. Pasalnya, kondisi banjir kiriman dapat berubah seiring perkembangan debit air sungai.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan selalu waspada terhadap perkembangan kondisi banjir. Jangan sampai lengah, karena situasi dapat berubah sewaktu-waktu,” ujarnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa personel Polsek Trumon Tengah bersama jajaran kepolisian di wilayah sekitar terus melakukan pemantauan dan diminta tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya genangan maupun meningkatnya debit air.
Pemantauan tersebut difokuskan pada kawasan rawan banjir serta lokasi pengungsian guna membantu memastikan keselamatan masyarakat dan mendukung langkah penanganan apabila situasi memburuk.
Sementara itu, banjir kiriman yang berasal dari aliran Sungai Lawe Soraya Gelombang menjadi perhatian bagi masyarakat di Kecamatan Trumon Tengah dan wilayah sekitarnya. Warga diimbau terus memantau perkembangan kondisi sungai, meningkatkan kewaspadaan, serta segera menjauhi kawasan berbahaya apabila debit air mulai meningkat.
Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan diri bertahan di rumah apabila kondisi sudah mengancam keselamatan.
Kesiapsiagaan aparat, kewaspadaan masyarakat, serta koordinasi dalam proses evakuasi menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko di tengah ancaman banjir.
Laporan: Hartini
