Lombok Timur, NTB – Masbagik, kota Lombok Timur yang dikenal martabat dan religius dengan jiwa gotong-royong yang tinggi, kini tengah menyusun langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ketimpangan transportasi yang menjadi momok bagi ribuan siswa di tingkat SD, SMP, dan SMA. Dalam temu media eksklusif dengan Media Barsela24News.com di Kantor Desa Induk Masbagik Utara, pada Kamis (5/2/2026), Kepala Desa Renaldy Rosysan, A.Md. mengungkapkan gagasan segar yang tidak hanya mengatasi masalah keterlambatan sekolah, tetapi juga berpotensi mengurangi angka pengangguran di daerah.
Masyarakat Masbagik yang beragam dan padat penduduknya dikenal memiliki sikap sosial yang kompak dan beretika, hasil pembinaan berkelanjutan dari orang tua dan para alim ulama yang masih aktif hingga saat ini. Namun, seperti daerah lain, wilayah ini tidak luput dari tantangan – salah satunya adalah akses transportasi yang belum merata bagi anak didik.
"Kondisi ini seringkali menyebabkan anak-anak kita terlambat masuk kelas, bahkan terkadang menghadapi risiko keamanan saat harus mencari kendaraan sendiri," ujar Renaldy yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat.
Meski dihadapkan pada pemotongan dana desa, kepala desa yang penuh semangat ini menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyerah. "Kita tidak ciut dengan adanya pemotongan dana desa. Kita masih punya otak untuk berpikir, mengolah ide kreatif dan inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat," tegasnya.
Di antara gagasan yang akan diusulkan adalah pengadaan armada transportasi khusus antar-jemput siswa dan pengembangan potensi wisata lokal. Kedua program ini diharapkan tidak hanya menjamin keamanan dan ketepatan waktu siswa ke sekolah, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru sebagai driver desa.
Harapan semakin membaik dengan kabar adanya rencana anggaran triliunan yang akan dialokasikan pemerintah pusat untuk pembangunan daerah. "Kita harus memanifestasikan kesempatan ini dengan regulasi yang jelas dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat," jelas Renaldy.
Dukungan penuh juga datang dari DKM Masbagik Utara, yang melihat program ini selaras dengan visi membangun generasi muda yang berkualitas dan sejahtera.
Laporan : Maskur Hadi
