Lombok Tengah,- Menelisik gerakan pemuda empat dusun yang tergabung dalam koalisi pemuda bersatu untuk perubahan
dalam perjalanannya Koalisi Pemuda Bersatu untuk perubahan di bentuk berasaskan kebermanfaatan dan kemakmuran masyarkat
Koalisi pemuda bersatu menghimpun pemuda empat dusun diantaranya: Dusun Montong Tanggak, Dusun Penangsak I, Dusun Penangsak II , Kebon Gumbang dan dusun Rundun.
wadah kepemudaan ini yang bergerak aktif dan bersinergi dengan masyarakat dalam mendorong agenda-agenda kemajuan dan kemakmuran untuk masyarakat sekitar.
dalam kajian dan forum yang melibatkan masyarakat, tokoh agama tokoh masyarakat lahirlah keinginan bersama untuk mengajukan permohonan pemekaran desa mengingat dan menimbang manfaat yang lebih besar ketika menjadi suatu desa nantinya
selain jauhnya akses dalam mengurus administrasi masyarakat menilai akan terwujud kerukunan yang lebih erat antar kelompok masyarakat dusun yang memiliki jarak geografis begitu dekat.
dalam mengawal keinginan masyarakat untuk dilakukanya pemekaran desa terjadi beberapa agenda musyawarah di antaranya: musyawarah Dusun Penangsak Marong dan Penangsak Sengkerang ,bertempat di Masjid Jami' Nurul Islam Penangsak, Musyawarah Dusun Montong Tanggak Desa Sengkerang Bertempat di Masjid Nurul Ikhlas Montong tanggak, musyawarah dusun Rundun Marong Betempat di masjid Baitul Ghafur.
dari beberapa musyawarah yang di lakukan di sepakati untuk mengadakan Musyawarah antar Dusun.
Pada tanggal 29 Desember 2025 Bertempat di Masjid Nurul Islam Penangsak peserta musyawarah yang di hadiri oleh, keempat kepala dusun, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda di sepakati untuk mengajukan permohonan pemekaran Desa sekaligus
pemberian nama desa yaitu Penangsak dengan alasan filosofis dan historis yang ada tanpa ada perdebatan.
Selanjutnya peserta musyawarah mengusulkan kepada BPD masing-masing Desa untuk di Lakukanya Musdes dengan pembahasan Pemekaran Desa di dua desa mengingat keempat dusun memiliki dua wilayah administrasi yang berbeda (Dua Desa).
Ketua koalisi pemuda bersatu untuk perubahan juga mantan Aktivis HMI Bang Alexs (Moh. Ali Andro A) mengatakan gerakan koalisi pemuda bersatu ini bisa menjadi wadah untuk menampung aspirasi dan pemikiran masyarakat secara luas, termasuk permohonan pemekaran desa ini adalah hajatan masyarakat yang harus di kawal dan di perjuangkan. Ia juga meyampaikan pemuda yang tergabung dalam koalisi Pemuda Bersatu untuk Perubahan memiliki komitmen yang begitu kuat dalam mengawal kepentingan masyarakat luas di keempat dusun tsb.
disisi lain Ahmad Sabeni, MPdi selaku Tokoh Pemuda mengatakan masyarakat secara luas juga sangat antusias untuk dilakukanya pemekaran desa mengingat tujuan pemekaran desa diantaranya:
Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik: Mendekatkan pelayanan administrasi dan birokrasi antara pemerintah desa dan masyarakat agar lebih cepat dan efisien.
Percepatan Pembangunan Desa: Mengoptimalkan pembangunan infrastruktur, fasilitas umum, dan pelayanan dasar (kesehatan/pendidikan) yang lebih fokus pada kebutuhan lokal.
Peningkatan Efektivitas Tata Kelola Pemerintahan: Mengatasi luas wilayah yang terlalu besar agar pengelolaan pemerintahan, keamanan, dan ketertiban lebih terjangkau dan terurus.
Pemberdayaan Potensi Wilayah: Memaksimalkan pengelolaan potensi desa (SDM maupun SDA) untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi.
Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat: Mengurangi kesenjangan pembangunan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui alokasi dana dan bantuan yang lebih merata.
Salah Satu tokoh Masyarakat Bpk. Wildan, SPd menyampaikan pengharapanya kepada Koalisi Pemuda Bersatu untuk Perubahan untuk tetap semangat dan pantang menyerah beliau juga mengatakan pemuda harus berperan aktif dalam bmelakukan gerakan kepemudaan untuk kemajuan dan kepentingan bersama.
(MKR) Lombok tengah NTB.
