Menkop RI, Dr. Ferry Juliantono, Bersama Dengan Wamen KKP Laksamana TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan Ashaf, Resmikan SPBU Nelayan

Barsela24news.com
Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, SE Ak MSi dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Laksamana TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan hadir ke kabupaten Aceh Selatan guna meresmikan SPBU Nelayan Koperasi KNTI Aceh Selatan di Gampong Ujong Puloe Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur, Selasa (28/04/2026). Foto: (Ist)

Aceh Selatan - Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, SE Ak MSi dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Laksamana TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan hadir ke kabupaten Aceh Selatan guna meresmikan SPBU Nelayan Koperasi KNTI Aceh Selatan di Gampong Ujong Puloe Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur, Selasa (28/04/2026).

Pantauan Media Barsela24news dilokasi, kehadiran Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, SE Ak MSi dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Laksamana TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan Ashaf, MPA MBA disambut dengan tarian  ranup lampuan serta disaksikan oleh ratusan masyarakat setempat.

Kehadiran Menteri ini juga didampingi oleh Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE MSos, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi, Kementerian Koperasi RI, Panel Barus, SE ME, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Komjen.Pol.(Purn.) Drs.Lotharia Latif, SH MHum, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Mitigasi Risiko dan Kepatuhan Koperasi, David Bastian, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Literasi dan Pemberdayaan Media Koperasi, Widya Ishwara Nararya, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Harmonisasi dan Kolaborasi Ekosistem Koperasi, Wahyono Suparno, Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, ST beserta jajaran.

Selain itu juga didampingi oleh Komite BPH Migas, Fathul Nugroho, Walikota Subulussalam, H. M. Rasyid Bancin, Bupati Aceh Barat Daya, Dr. Safaruddin, SSos MSP, Bupati Aceh Singkil H. Safriadi, SH, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh, Reza Ferdian, SSTP., MSi, Asisten Deputi Kemitraan, Kementerian Koperasi, Leonardi Pratama, SH, MP, Asisten Deputi Pengembangan Produksi, Elviandi RS, SE MHum., PhD.

Juga didampingi oleh Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir, Krisdianto Soedarmono, ST., MM, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman, SPi MSi, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Aceh Selatan, H. Harun, SE., MSi, BSI Regional CEO 1 Aceh, Imsak Ramadhan, Forkompimda Aceh dan seluruh Forkompimda Kabupaten Aceh Selatan.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Laksamana TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan Ashaf, MPA MBA menjelaskan, jika seluruh Gampong Nelayan memiliki SPBUN, maka biaya operasional para nelayan bisa ditekan. Dengan demikian, pendapatan nelayan akan semakin meningkat.

"Jika setiap gampong nelayan memiliki SPBUN, maka akan semakin memudahkan para nelayan mendapatkan BBM dengan harga murah, sehingga bisa memberi nilai tambah bagi para nelayan,” ucapnya. 

Sedangkan, Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, SE Ak .MSi dalam sambutannya mengatakan, bahwa pihaknya aktif mendorong peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) berbasis koperasi sebagai bagian dari visi Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto untuk membangun ekonomi dari desa.

Selain itu, ia juga mengatakan, bahwa keberadaan SPBU Nelayan bisa menekan Biaya Operasional Nelayan.

"Kehadiran SPBU Nelayan yang dikelola koperasi diharapkan dapat menurunkan biaya operasional nelayan secara signifikan," Pungkasnya. 

Tidak hanya itu, dihadapan undangan, ia menjelaskan bahwa SPBU Nelayan ini bertujuan mempermudah akses nelayan terhadap bahan bakar minyak (BBM) yang terjangkau dan mudah serta mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Peresmian SPBU Nelayan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah pusat bersama daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir," ujarnya. 

Laporan: Hartini