Peringati Harkitnas Ke-118, Kanwil Ditjenpas Aceh Teguhkan Komitmen Jaga Tunas Bangsa dan Kedaulatan Digital

Barsela24news.com

 


BANDA ACEH – Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) selalu menjadi pemantik memori kolektif bangsa akan lahirnya kesadaran berbangsa dan perjuangan intelektual menuju Indonesia merdeka. Menolak sekadar larut dalam seremonial, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh memanfaatkan momentum historis ini untuk memperteguh komitmen pengabdian melalui Upacara Bendera Peringatan Ke-118 Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026.


Upacara yang berlangsung khidmat dan penuh nasionalisme ini digelar di halaman Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh pada Rabu (20/05/2026). Mengusung tema utama "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara," momentum ini menjadi penegasan nyata atas transformasi organisasi, integritas, serta kedaulatan informasi di lingkungan Ditjenpas Aceh.


Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Kanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto memimpin langsung jalannya upacara. Kegiatan ini diikuti dengan tertib dan penuh kedisiplinan oleh jajaran Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional, Ketua Tim, seluruh staf pegawai, hingga para peserta magang.


Suasana khidmat semakin terasa saat Yan Rusmanto membacakan amanat tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomandigi). Dalam amanat tersebut, ditekankan bahwa esensi perjuangan bangsa kini telah mengalami pergeseran mutatis mutandis (adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri)—dari yang semula berupa perlawanan fisik, kini bertransformasi menjadi perjuangan intelektual, diplomatik, dan penguasaan teknologi.


Memasuki tahun 2026, tantangan kedaulatan tidak lagi melulu soal batas teritorial, melainkan telah bergeser ke ranah kedaulatan informasi dan digital.


"Semangat Kebangkitan Nasional tidak boleh hanya menjadi seremonial tahunan. Di era transformasi digital ini, kita semua dituntut untuk adaptif, menjaga integritas, dan memastikan bahwa pelayanan yang kita berikan ikut andil dalam menjaga kedaulatan serta ketertiban hukum negara," tegas Yan Rusmanto, memberikan penekanan khusus kepada jajarannya usai membacakan amanat menteri.


Tema Harkitnas tahun ini juga merefleksikan komitmen mendalam untuk melindungi generasi muda sebagai tunas bangsa demi menjaga kemandirian Ibu Pertiwi. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, kemandirian tersebut diwujudkan secara konkret melalui pembangunan ekosistem kesejahteraan rakyat yang utuh.


Sebagai langkah strategis, pemerintah terus mendorong terciptanya ruang digital yang sehat, aman, dan beretika. Melalui amanat yang dibacakan, Menkomandigi mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk insan pemasyarakatan untuk menjadikan Asta Cita sebagai kompas utama perjalanan bangsa. Semangat Boedi Oetomo harus terus dinyalakan untuk memperkuat solidaritas sosial dan literasi digital demi membawa Indonesia berjaya di kancah dunia.


Melalui momentum Harkitnas ke-118 ini, Yan Rusmanto berharap seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Aceh tidak pernah lelah dalam mengimplementasikan penguatan kinerja yang berintegritas. Langkah nyata ini diharapkan mampu menjadi pilar kokoh dalam mendukung kedaulatan hukum dan digital Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Laporan : Redaksi