Lombok Barat, NTB – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga bela diri di wilayah Lombok Barat. Empat atlet muda binaan Perguruan Silat Kun Thaw Muara Kalong Cabang Senggigi, yang mendapatkan rekomendasi dari SDN 1 Senggigi, sukses menorehkan prestasi gemilang pada ajang bergengsi Kejurnas Lombok Arisaka Championship 2026. Kompetisi tingkat nasional ini berlangsung di Gedung Olahraga (Gor) Turida Mataram pada Sabtu dan Minggu,(27 dan 28/5/2026).
Keberhasilan ini terasa istimewa karena seluruh atlet yang dikirimkan berhasil pulang membawa penghargaan, dengan perolehan total 2 medali emas dan 2 medali perak.
Medali emas berhasil diraih oleh Azka Akbar dan Raiyfa Septiani. Sementara itu, medali perak berhasil dipersembahkan oleh Azkha Dwi Khalish Efendy dan M. Gufron Maulana. Keempat atlet ini merupakan hasil binaan perguruan yang dilatih dan didampingi langsung oleh Anyari. Keberhasilan ini sekaligus membuktikan mutu pembinaan yang dilakukan perguruan, serta mengharumkan nama baik SDN 1 Senggigi, Desa Senggigi, dan Kabupaten Lombok Barat di kancah nasional.
Menanggapi capaian luar biasa ini, Pengurus Perguruan Silat Kun Thaw Muara Kalong Cabang Lombok Barat, Mahfi, S.Ag., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelatih, orang tua atlet, pihak sekolah, serta semua pihak yang telah mendukung langkah anak-anak ini. Prestasi ini menjadi bukti nyata hasil kerja keras sekaligus motivasi kuat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan demi melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa mendatang,” ujar Mahfi.
Sementara itu, Ketua Perguruan Silat Kun Thaw Muara Kalong Cabang Senggigi, Zulkifli Hasani, turut menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan seluruh peserta meraih medali adalah buah dari kedisiplinan dan semangat latihan yang terjaga.
“Kami sangat bangga karena seluruh atlet yang kami kirimkan mampu tampil maksimal dan membawa pulang medali. Ini adalah hasil kerja keras, disiplin, serta dukungan penuh dari berbagai pihak. Semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi generasi muda lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi,” ungkap Zulkifli.
Lebih lanjut, Zulkifli juga menyampaikan harapan agar potensi besar yang dimiliki putra-putri daerah ini mendapatkan perhatian lebih. “Prestasi ini membuktikan bahwa anak-anak Senggigi mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap Pemerintah Desa Senggigi dan seluruh elemen masyarakat dapat terus meningkatkan dukungan, sehingga pembinaan atlet muda dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, dan terarah,” tambahnya.
Dari sisi pembinaan, Syaeful Bahri, selaku Pelatih Seni O2SN, mengaku sangat terharu dan bangga melihat kemajuan yang diraih para atlet muda tersebut. Menurutnya, capaian ini adalah bukti nyata ketekunan yang telah dilakukan.
“Saya sangat terharu dan bangga melihat anak-anak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat nasional. Prestasi ini bukan hanya milik atlet semata, melainkan milik orang tua, pelatih, sekolah, perguruan, dan seluruh masyarakat Senggigi yang selalu mendukung. Semoga keberhasilan ini memacu semangat anak-anak lain untuk berani berlatih keras, berprestasi, dan tidak takut bersaing di jenjang yang lebih tinggi,” tegasnya.
Prestasi ini menjadi kebanggaan nyata bagi masyarakat Senggigi dan Lombok Barat, serta diharapkan menjadi awal lahirnya atlet-atlet andalan daerah yang mampu bersaing dan mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional maupun internasional.
Laporan : Bagoes
