Sumbawa Barat, NTB — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang, Kepala Desa Mataiyang Khairul, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan di tengah dinamika politik desa.
Menurutnya, pesta demokrasi di tingkat desa merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang akan membawa arah pembangunan Desa Mataiyang ke depan. Namun demikian, perbedaan pilihan politik diharapkan tidak menjadi alasan untuk memecah persaudaraan dan hubungan sosial yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Dirinya juga menyampaikan harapannya kepada seluruh bakal calon kepala desa yang akan berkompetisi agar dapat mengikuti setiap tahapan pemilihan dengan menjunjung tinggi nilai demokrasi, etika, serta aturan yang berlaku.
“Siapa pun yang nantinya akan maju sebagai bakal calon, mari kita bersama-sama menjadikan Pilkades ini sebagai ajang demokrasi yang sehat. Berkompetisilah dengan gagasan, program, dan visi terbaik untuk kemajuan Desa Mataiyang,” harapnya.
Khairul menegaskan bahwa kemenangan dalam kontestasi politik bukanlah tujuan untuk menciptakan kelompok-kelompok di tengah masyarakat. Sebaliknya, pemilihan kepala desa harus menjadi sarana untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong dalam membangun desa.
Kepada masyarakat, Khairul mengimbau agar tetap menjaga suasana yang kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan konflik dan perpecahan.
Masyarakat juga diharapkan dapat menggunakan hak pilih secara bijaksana dan menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan yang objektif, melihat rekam jejak, kemampuan, serta komitmen calon dalam membangun dan melayani masyarakat.
“Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa dalam demokrasi. Tetapi setelah proses pemilihan selesai, kita semua tetap adalah masyarakat Desa Mataiyang yang memiliki tanggung jawab bersama untuk membangun desa ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, dirinya berharap seluruh bakal calon dan para pendukungnya dapat mengedepankan kampanye yang santun, damai, dan bermartabat. Persaingan politik hendaknya tidak diwarnai dengan saling menjatuhkan, penyebaran isu yang tidak benar, maupun tindakan lain yang dapat mengganggu keamanan dan keharmonisan masyarakat.
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilkades pada Oktober 2026, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil peran dalam menciptakan pesta demokrasi yang aman, jujur, adil, dan penuh rasa kekeluargaan.
Harapannya, siapapun yang nantinya memperoleh amanah dan kepercayaan masyarakat sebagai Kepala Desa Mataiyang, dapat merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan pilihan politik serta mampu melanjutkan pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Pilkades boleh menghadirkan perbedaan pilihan, namun persatuan dan persaudaraan masyarakat Desa Mataiyang harus tetap menjadi yang utama.
(Danang Mario)
