Barsela24news.com | Lombok Tengah NTB, 23 Agustus 2026 — Semangat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW diwujudkan masyarakat Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, melalui kegiatan sosial keagamaan berupa khitanan massal.
Kegiatan tersebut digelar oleh Pengurus Masjid Jami’ Hidayaturrahman Desa Mujur bekerja sama dengan Pemerintah Desa Mujur serta Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah. Khitanan massal ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ketua Panitia Penyelenggara Maulid sekaligus Sekretaris Pengurus Masjid Jami’ Hidayaturrahman, Karta Khusain, S.Pd., mengatakan kegiatan khitanan massal tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari peringatan Maulid Nabi.
“Alhamdulillah, pada tahun ini ada lebih dari 20 anak yang mengikuti khitanan massal. Mereka adalah generasi penerus yang diharapkan dapat melanjutkan sunnah Rasulullah SAW,” ujar Karta.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan sosial, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap tumbuh kembang generasi muda.
“Kita berharap anak-anak kita tumbuh menjadi anak yang sehat, saleh, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi agama, bangsa dan negara,” sambungnya.
Karta menegaskan, momentum Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, peringatan kelahiran Rasulullah SAW harus menjadi ruang untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
“Momentum Maulid ini kita jadikan sebagai pengingat kepada kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan terus menebarkan kebaikan di muka bumi,” katanya.
Pengajian Maulid Digelar Malam Hari
Rangkaian kegiatan Maulid Nabi di Masjid Jami’ Hidayaturrahman Desa Mujur tidak berhenti pada khitanan massal.
Karta menyampaikan, acara inti peringatan Maulid Nabi berupa pengajian Maulid dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam, 23 Agustus 2026, sekitar pukul 20.30 WITA.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Bagi masyarakat Desa Mujur, rangkaian peringatan Maulid Nabi tahun ini menjadi gambaran bahwa tradisi keagamaan dapat berjalan beriringan dengan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus.
Kegiatan khitanan massal tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menerjemahkan nilai kasih sayang, kepedulian dan kebermanfaatan ke dalam kehidupan nyata.
Laporan: Jamiri
