Masjid Raya Pase, Ikon Religi yang Jadi Pilihan Favorit Pasangan Pengantin

Barsela24news.com
Masjid Raya Pase Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Foto: (Alman)

ACEH UTARA I Masjid Raya Pase Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, kini tidak hanya dikenal sebagai salah satu pusat ibadah masyarakat. Kemegahan dan suasananya yang religius menjadikan masjid tersebut semakin populer sebagai tempat pasangan calon pengantin melangsungkan prosesi akad nikah.

Masjid yang berada di jantung Kota Panton Labu itu bahkan menjadi salah satu pilihan favorit pasangan pengantin dari berbagai wilayah, khususnya kawasan timur Aceh Utara dan daerah sekitarnya.
Tidak hanya masyarakat Kecamatan Tanah Jambo Aye dan sejumlah kecamatan lainnya di Aceh Utara yang memilih Masjid Raya Pase sebagai tempat mengucapkan janji suci. 

Pasangan calon pengantin dari luar daerah juga mulai menjadikan masjid tersebut sebagai pilihan untuk mengabadikan momentum sakral dalam kehidupan mereka.

Seperti terlihat pada Jumat, 18/9/2026. Sepasang calon pengantin dari dua daerah berbeda melangsungkan akad nikah di Masjid Raya Pase. Mempelai pria, Tgk.
Mismistahuddin, berasal dari Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, sementara calon istrinya, Raudatul Jannah, berasal dari Gampong Blang Andam, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur.

Prosesi akad nikah berlangsung khidmat dengan suasana penuh kekeluargaan. Wali nikah mempelai perempuan, Azhar atau yang akrab dikenal dengan sebutan Rais, yang merupakan ayah kandung Raudatul Jannah, mengatakan pemilihan Masjid Raya Pase merupakan kesepakatan kedua keluarga.


Menurutnya, Masjid Raya Pase memiliki daya tarik tersendiri karena tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga telah menjadi salah satu ikon wisata Islami di kawasan Panton Labu.

“Ini merupakan pilihan kedua belah pihak. Kami melihat Masjid Raya Pase sebagai tempat yang tepat untuk mengucapkan janji suci pernikahan.

Mudah-mudahan akad yang dilaksanakan di tempat ini menjadi awal kehidupan rumah tangga yang mendapat ridha Allah SWT,” ujarnya.

Akad nikah pasangan tersebut dibimbing langsung Kepala KUA Tanah Jambo Aye, Abati Samsul, S.HI. Prosesi sakral itu turut disaksikan Abi Midi, pimpinan Dayah Tanjong Dalam Selatan, bersama sejumlah tokoh agama dari kedua keluarga mempelai.

Kehadiran para ulama dan tokoh agama semakin menambah kekhidmatan prosesi yang menjadi momentum penting bagi kedua mempelai dalam mengemban amanah kehidupan berumah tangga.

Fenomena tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa Masjid Raya Pase memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus ikon wisata religi di kawasan timur Aceh Utara.

Wartawan senior yang juga baru terpilih sebagai Ketua DPP PWO Aceh, berharap Masjid Raya Pase ke depan semakin dikenal sebagai masjid bersejarah yang ramai dikunjungi jamaah dan masyarakat dari berbagai daerah.

Menurutnya, perhatian dan dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar keberadaan Masjid Raya Pase dapat terus berkembang.
Terlebih, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil atau Ayah Wa merupakan putra Jambo Aye. 

Karena itu, ia berharap keberadaan masjid tersebut mendapat perhatian lebih sehingga dapat berkembang menjadi salah satu ikon religi dan kebanggaan masyarakat Aceh Utara.

“Masjid Raya Pase memiliki potensi besar. Bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang berkumpulnya masyarakat dan destinasi wisata Islami. Kita berharap ke depan semakin banyak kegiatan keagamaan dan sosial yang terpusat di sini,” harapnya.

Bagi pasangan Mismistahuddin dan Raudatul Jannah, Jumat itu bukan sekadar sebuah tanggal. Di bawah kemegahan Masjid Raya Pase, keduanya memulai perjalanan baru sebagai pasangan suami istri, dengan sebuah janji suci yang diharapkan menjadi pintu menuju kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah. (Alman)