Barsela24.News.com | 7 Oktober 2026
LOMBOK BARAT — Suasana pendaftaran bakal calon Kepala Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, berlangsung semarak. Pada hari terakhir tahapan pendaftaran, Rabu (7/10/2026), Heri Iskan, S.Pd secara resmi menyerahkan berkas pencalonannya sebagai bakal calon Kepala Desa Montong Are.
Heri tiba di kantor desa bersama lebih dari 600 pendukung dan simpatisan. Ratusan massa tersebut turut mengiringi proses pendaftaran dengan iringan musik Kecimol, membuat suasana di sekitar kantor desa semakin ramai dan penuh antusiasme.
Kehadiran massa dari berbagai kalangan tersebut menjadi bagian dari momentum pendaftaran Heri yang dilakukan tepat pada hari terakhir tahapan pendaftaran.
Kepada awak media usai menyerahkan berkas, Heri menyampaikan bahwa keputusannya maju dalam Pilkades Montong Are berangkat dari keinginan untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan dan kemajuan desa.
Menurutnya, tantangan pembangunan desa ke depan membutuhkan keterlibatan generasi muda yang memiliki gagasan, energi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Sebagai anak muda, tentunya kita sangat dibutuhkan bangsa. Termasuk pemikiran dan inovasi-inovasi ke depan. Tantangan ke depan membutuhkan tenaga-tenaga yang fresh,” ujarnya.
Heri yang kini berusia 39 tahun tersebut menyebut pengalaman panjangnya di sejumlah organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan menjadi bagian dari bekal yang dibawanya dalam mengikuti kontestasi Pilkades.
Ia pun membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda Montong Are untuk terlibat dalam pembangunan desa. Menurutnya, kemajuan desa tidak dapat hanya bergantung pada satu pihak, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Harapan kita ke depan semua anak-anak muda di Montong Are bisa berkolaborasi. Sama-sama mengembangkan dan membangun desa ini,” katanya.
Usung Semangat “Teberiuk”
Dalam pencalonannya, Heri membawa jargon “Teberiuk”, yang memiliki makna bersama-sama. Jargon tersebut menjadi gambaran konsep kepemimpinan yang ingin dibangun, yakni mengedepankan kebersamaan dan kolaborasi.
Heri menegaskan bahwa seorang kepala desa tidak mungkin menjalankan seluruh roda pemerintahan dan pembangunan seorang diri. Karena itu, ia ingin membangun pola kepemimpinan yang melibatkan BPD, perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat.
“Tidak ada yang bisa kita kerjakan sendiri. Tidak ada aku, tapi ada kita. Kita ingin membangun kepemimpinan kolektif kolegial,” tegasnya.
Terkait antusiasme masyarakat yang hadir, Heri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendukung dan simpatisan yang telah meluangkan waktu untuk mengantarkannya mendaftarkan diri.
Menurutnya, kehadiran lebih dari 600 orang tersebut menjadi bagian dari dukungan moral sekaligus momentum kebersamaan dalam mengawali proses pencalonannya.
“Alhamdulillah, partisipasi masyarakat luar biasa. Apalagi ini hari terakhir, kita ingin memberikan hiburan dan kegembiraan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sadar Persaingan, Kedepankan Kebersamaan
Desa Montong Are diketahui memiliki lebih dari 4.000 pemilih. Kondisi tersebut membuat tahapan Pilkades menjadi bagian dari proses demokrasi yang cukup mendapat perhatian masyarakat.
Heri mengatakan dirinya memahami dinamika tersebut. Namun, ia menekankan bahwa kontestasi politik desa hendaknya tidak menghilangkan semangat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.
Baginya, proses Pilkades bukan hanya mengenai persaingan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan demi masa depan desa.
Dari sisi pengalaman organisasi, Heri saat ini tercatat sebagai Sekretaris KNPI Lombok Barat dan Wakil Ketua III Pemuda Pancasila Lombok Barat.
Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan, Karang Taruna, serta sejumlah asosiasi usaha. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang menurutnya dapat menunjang pengabdiannya apabila nantinya dipercaya memimpin Desa Montong Are.
Sebelum maju dalam Pilkades, Heri juga pernah menjalankan peran sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) salah satu partai politik di Lombok Barat. Dalam kiprah politik tersebut, ia menyebut partai yang didukungnya berhasil memperoleh lima kursi di DPRD Lombok Barat.
Dengan bekal pengalaman organisasi, kemasyarakatan, kepemudaan, dan politik tersebut, Heri menyatakan siap mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun Montong Are melalui semangat kebersamaan.
“Modal awal kita adalah pengalaman organisasi dan bagaimana kita bisa berkolaborasi dengan semua pihak. Karena desa ini milik kita bersama,” pungkasnya.
Laporan : (Mwr)
