JELANG PILKADES E-VOTING 25 OKTOBER 2026, PEMDES MATAIYANG AJAK MASYARAKAT JAGA KONDUSIVITAS

Barsela24news.com
Sekretaris Desa Mataiyang, Syahabuddin. Foto: (Ist)

Sumbawa Barat, NTB - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026, melalui sistem pemungutan suara elektronik atau electronic voting (e-voting), segenap jajaran Pemerintah Desa Mataiyang, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung.

Imbauan tersebut disampaikan melalui Sekretaris Desa Mataiyang, Syahabuddin, yang mewakili pemerintah desa. Dirinya mengajak seluruh masyarakat agar menyambut pesta demokrasi tingkat desa dengan penuh kedewasaan, menjunjung tinggi persaudaraan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga hubungan baik antarkeluarga, tetangga, dan sesama warga, tanpa menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk menimbulkan perselisihan.

Pemerintah Desa Mataiyang juga mengingatkan bahwa keberhasilan Pilkades bukan hanya ditentukan oleh terlaksananya pemungutan suara, tetapi juga oleh kemampuan seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan menciptakan suasana yang aman serta damai.

Selain menjaga kondusivitas, pemerintah desa mengimbau masyarakat agar memahami tata cara pemungutan suara menggunakan sistem e-voting. Sistem ini memanfaatkan perangkat elektronik dalam proses pemberian suara. Oleh karena itu, pemahaman mengenai prosedur pemilihan menjadi penting agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi warga yang belum memahami mekanisme e-voting, pemerintah desa mengimbau agar tidak ragu meminta penjelasan teknis kepada petugas penyelenggara yang berwenang.
Dengan pemahaman yang baik, diharapkan proses pemungutan suara dapat berjalan lancar, sekaligus memberikan kesempatan kepada setiap pemilih untuk menentukan pilihannya secara bebas dan bertanggung jawab.

Pemerintah desa juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan intimidasi, tekanan, maupun tindakan lain yang dapat mengganggu kebebasan pemilih dalam menentukan pilihannya.

Melalui imbauan tersebut, segenap jajaran Pemerintah Desa Mataiyang berharap masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif dalam Pilkades dengan tetap mengedepankan sikap saling menghormati. Masyarakat juga diminta untuk tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi dan tetap mengedepankan komunikasi yang baik apabila muncul perbedaan pendapat selama proses pemilihan.

Pilkades merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan kepemimpinan desa ke depan. Karena itu, seluruh pihak diharapkan memberikan ruang bagi berlangsungnya proses demokrasi yang tertib, damai, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sekretaris Desa Mataiyang, Syahabuddin, selaku perwakilan pemerintah desa, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif hingga seluruh tahapan pemilihan selesai.

Pemerintah desa berharap masyarakat tidak hanya berfokus pada proses pemilihan, tetapi juga tetap menjaga semangat kebersamaan demi keberlanjutan pembangunan dan kehidupan sosial yang harmonis di Desa Mataiyang.

"Mataiyang yang aman, damai, dan bersatu merupakan tanggung jawab bersama. Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi, sedangkan persaudaraan dan persatuan harus tetap menjadi landasan kehidupan Menginspirasi"

(Danang)