Camat Kluet Utara Lantik 62 Anggota Tuha Peut dari Tujuh Gampong, Tekankan Amanah dan Pengawasan Pemerintahan Gampong

Barsela24news.com

 


ACEH SELATAN – Camat Kluet Utara, Alman Paluti, S.STP., M.Ec.Dev., melantik dan mengambil sumpah 62 anggota Tuha Peut dari tujuh gampong di Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (5/11/2026).


Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Pertemuan Kecamatan Kluet Utara dan dihadiri unsur Muspika, para Keuchik beserta perangkat gampong, para Imum Mukim, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Camat Kluet Utara, Alman Paluti, menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial atau pergantian jabatan, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, kejujuran, dan rasa tanggung jawab kepada masyarakat.


Ia menyampaikan bahwa Tuha Peut merupakan salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong. Lembaga tersebut memiliki peran strategis dalam menjalankan fungsi pengawasan, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, serta membangun kemitraan yang baik dengan Keuchik dan aparatur gampong.


"Kami berharap seluruh anggota Tuha Peut yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas. Jangan menjadikan jabatan sebagai sarana untuk kepentingan pribadi, keluarga, ataupun kelompok tertentu. Jadikan jabatan ini sebagai ladang pengabdian untuk memperjuangkan kepentingan seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang," pesannya.


Alman juga mengingatkan pentingnya membangun hubungan kemitraan yang harmonis antara Tuha Peut dan Keuchik. Menurutnya, kedua unsur tersebut bukanlah lembaga yang harus saling berhadapan, melainkan mitra dalam membangun dan memajukan gampong.


Ia menilai perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui musyawarah, komunikasi yang baik, serta tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.


Selain itu, anggota Tuha Peut diharapkan benar-benar hadir di tengah masyarakat sebagai penyambung aspirasi. Mereka diminta untuk mendengarkan keluhan, menerima masukan, dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat secara objektif serta bertanggung jawab.


Dalam menjalankan tugasnya, Tuha Peut juga diminta meningkatkan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan gampong, terutama dalam hal perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan gampong, serta pelaksanaan berbagai program yang bersumber dari dana gampong.


"Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan bahwa setiap kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.


Lebih lanjut, Alman mengingatkan bahwa Tuha Peut sebagai bagian dari kelembagaan adat di Aceh juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai adat istiadat, syariat Islam, serta persatuan dan keharmonisan kehidupan masyarakat.


Ia turut mengingatkan para Keuchik agar senantiasa membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan Tuha Peut, perangkat gampong, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.


Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan gampong tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kebersamaan, keterbukaan, transparansi, dan sikap saling menghargai.


"Kami berharap setelah pelantikan ini, seluruh Tuha Peut yang baru dapat segera bekerja, memahami tugas dan fungsinya, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pemerintahan gampong yang transparan, akuntabel, demokratis, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat," ujarnya.


Menutup sambutannya, Alman menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Tuha Peut yang telah dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.


"Jabatan ada batas waktunya, tetapi pengabdian dan kebaikan yang kita berikan kepada masyarakat akan selalu dikenang," tutupnya.


Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran Tuha Peut dalam mendukung tata kelola pemerintahan gampong yang lebih baik, sekaligus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera, dan bermartabat.


Laporan : Hartini