Ayah Wa Santuni Ribuan Warga pada Malam Meugang, Hangatkan Kebersamaan Sambut Ramadhan 1447 H

Barsela24news.com
Suasana kediaman Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil (Ayah Wa) dimalam meugang dipadati ribuan warga . (Photo : ist)

Aceh Utara I Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman pribadi Ismail A Jalil di Gampong Matang Drien, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Selasa malam, 17/2/2026. Bupati Aceh Utara yang akrab disapa Ayah Wa itu menyantuni ribuan masyarakat dari berbagai kalangan dalam rangka tradisi meugang menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.

Sejak sore hari, warga telah berdatangan dengan penuh antusias. Mereka berasal dari berbagai desa dan latar belakang, mulai dari kaum dhuafa, lansia, hingga masyarakat umum yang ingin bersilaturahmi langsung dengan pemimpin daerahnya. Meski ribuan orang memadati lokasi, suasana tetap tertib dan kondusif.
Di tengah kerumunan, Ayah Wa tampak berdiri menyambut satu per satu warga dengan senyum hangat. Ia menyerahkan santunan secara langsung, sembari menyapapa masyarakat. Momen tersebut menjadi lebih dari sekadar pembagian bantuan; ia menjelma menjadi ruang silaturahmi yang mempererat ikatan batin antara pemimpin dan rakyatnya.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Utara, M. Jhony, serta sejumlah tokoh masyarakat dan unsur terkait lainnya. Kebersamaan yang terjalin malam itu mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus dijaga di tengah masyarakat Aceh Utara.

Dalam keterangannya, Ayah Wa menyampaikan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun saat meugang, baik menjelang Ramadhan maupun menyambut Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Tradisi meugang, menurutnya, bukan sekadar adat, tetapi juga momentum untuk berbagi rezeki dan kebahagiaan.

“Santunan yang kita berikan kepada masyarakat merupakan program rutin setiap menyambut meugang, baik megang Ramadhan maupun menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Ini adalah bentuk kebersamaan dan kepedulian kita kepada sesama,” ujar Ayah Wa dengan penuh ketulusan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban masyarakat, terlebih dalam menghadapi bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Baginya, kebahagiaan menyambut Ramadhan akan terasa lebih lengkap ketika dapat dirasakan bersama, tanpa ada yang merasa ditinggalkan.

“Semoga apa yang kita berikan hari ini dapat membantu dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci. Ramadhan adalah bulan berbagi dan mempererat silaturahmi,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut turut dibantu oleh anggota KPA dan PA wilayah Daerah IV Tgk Chik di Tunong yang mengatur jalannya kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Berkat kerja sama semua pihak, proses penyaluran santunan berlangsung aman, tertib, dan lancar meski dihadiri ribuan warga.

Malam meugang di kediaman Ayah Wa bukan hanya tentang bantuan materi, melainkan juga tentang sentuhan empati dan kehangatan. Di tengah keramaian, tersirat pesan sederhana namun mendalam: bahwa kepedulian dan kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun Aceh Utara yang lebih harmonis.

Tradisi meugang pun kembali menjadi pengikat rasa, menyatukan pemimpin dan masyarakat dalam doa serta harapan menyongsong Ramadhan 1447 Hijriah dengan hati yang bersih dan penuh syukur. (Alman)