Teks Photo diruas jalan Provinsi Praya Keruak bersama Media dan tim lapangan PUPRPKP NTB. Foto: (Ist)
MATARAM, 15 Februari 2026 – Semangat pelayanan publik tidak boleh surut. Itulah komitmen yang dipegang teguh oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Provinsi NTB. Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan, fokus kerja untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan kini semakin dipacu.
Integritas di tengah proses penggabungan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni DPUPR dan Dinas Perkim, terbukti bukan menjadi penghalang bagi para "pejuang jalan" di NTB. Melalui Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Wilayah Pulau Lombok, PUPRPKP NTB terus menyisir ruas-ruas jalan yang membutuhkan penanganan mendesak, terutama pada titik-titik jalan berlubang.
Saat ini, penanganan intensif tengah dilakukan di Ruas Praya – Keruak. Petugas di lapangan bergerak cepat memastikan seluruh lubang jalan tertangani dengan baik. Hal ini menegaskan bahwa profesionalisme adalah prioritas utama demi kelancaran aktivitas masyarakat.
"Fokus utama petugas di lapangan saat ini adalah bagaimana masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman dan lancar. Keselamatan pengguna jalan adalah hal utama yang menjadi perhatian kami," ungkap salah seorang petugas lapangan saat dikonfirmasi oleh media Barsela24 News.
Strategi Pemeliharaan Rutin dan Skala Prioritas
Strategi pemeliharaan rutin menjadi kunci utama dalam mempertahankan kemantapan jalan. Menanggapi aspirasi masyarakat terkait kerusakan jalan yang kerap dipicu oleh sistem drainase yang kurang optimal—seperti yang terjadi di ruas Praya-Keruak—pihak PUPRPKP NTB memberikan edukasi mengenai skala prioritas anggaran.
Mengingat pembangunan atau rehabilitasi total sistem drainase membutuhkan biaya yang sangat besar, strategi yang diambil saat ini adalah memaksimalkan pemeliharaan rutin. Target utamanya adalah menutup lubang dan meratakan jalan bergelombang agar tetap berfungsi optimal secara fungsional. Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga kelayakan jalan melalui upaya pemeliharaan yang berkelanjutan.
Apresiasi untuk Masyarakat dan Media
PUPRPKP NTB juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para penggiat sosial yang kritis serta media Barsela24news.com. Informasi yang viral di media sosial dipandang sebagai bentuk kontrol sosial yang positif, sementara pemberitaan yang edukatif membantu masyarakat memahami Petunjuk Pelaksana dan Petunjuk Teknis (Juklak Juknis) di lapangan.
"Kami berterima kasih kepada media yang telah memberikan pemberitaan yang mencerdaskan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat mengetahui bahwa setiap pengerjaan memiliki proses dan aturan. Sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat inilah yang akan membangun NTB menjadi lebih baik," tambahnya.
Pekerjaan infrastruktur mungkin terlihat seperti tumpukan aspal dan beton, namun di baliknya terdapat kehadiran pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi dan silaturahmi masyarakat menjelang Ramadan. PUPRPKP NTB berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik agar manfaat infrastruktur dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di setiap kilometer jalan yang dilalui.
Penulis: Mustakim Togok
