Ekslusif! Desa Jurit Pringgasela Siap Hadirkan Wisata Alam Eksotik, Mata Air Bumbang Targetkan Wisatawan Luar Negeri

Barsela24news.com
 
Lombok Timur, NTB– Tersembunyi hanya 1 kilometer dari kantor desa setempat, terdapat potensi wisata alam yang belum terjamah baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara: kawasan mata air eksotis di Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur. Tak hanya satu, melainkan beberapa mata air alami yang berasal dari akar pepohonan dan bebatuan akibat letusan Gunung Samalas ratusan tahun yang lalu, antara lain Mata Air Bumbang, Lesung, Pengempokan, dan Selak.
 
Dalam kunjungan eksklusif Media Barsela24news.com, pada Kamis (5/2/2026) ke kantor desa, Kepala Desa Zulkarnain, SH. mengungkapkan potensi besar yang tersimpan di kawasan seluas kurang lebih 25 are tersebut. "Desa kami memiliki banyak destinasi wisata, namun salah satu yang paling menjanjikan dan belum tergarap secara maksimal adalah Wisata Mata Air Bumbang," jelasnya.
 
Kades yang penuh semangat ini mengungkapkan harapan akan dukungan pemerintah dalam pengembangan kawasan ini secara tangkas. "Sesuai regulasi yang telah diterapkan, pemerintah memiliki peran penting dalam hal ini. Kami mengharapkan dukungan yang konkret agar potensi alam yang eksotis ini dapat segera dinikmati masyarakat luas," ujar Zulkarnain.
 
Rencana pengembangan yang telah disusun bersama masyarakat sangat menggiurkan. Selain akan direnovasi menjadi kolam renang dengan desain menarik, kawasan ini juga akan difungsikan sebagai tempat untuk penginapan dan villa, mengingat letak geografisnya yang memberikan suasana udara yang sangat sejuk.
 
"Kita akan kompak bergotong royong bersama masyarakat desa untuk mengembangkannya. Tujuan kita tidak hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga mancanegara. Selain itu, pengembangan ini juga akan menghidupkan UMKM setempat dan meningkatkan ekonomi masyarakat," tambahnya dengan penuh keyakinan.
 
Dengan sentuhan kreatif dan kerja sama yang solid, pihak desa berkomitmen untuk menjadikan Wisata Mata Air Bumbang sebagai destinasi impian para pengunjung.
 
Laporan : Masykur Hadi