Lombok Timur, NTB – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Kapolsek Terara, IPTU M. Rofi'i Suriadi, SH, bersama jajarannya melaksanakan kegiatan Jum'at Keliling (Jumling) yang dikemas dengan sambang Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di Masjid Al-Lukmanul Hakim, Dusun Dalam Lauq, Desa Rarang Induk, Kecamatan Terara, pada Jumat (13/02/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kondusivitas wilayah menjelang bulan puasa.
Acara yang dimulai sekitar pukul 12.00 WITA ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Takmir Masjid Al-Lukmanul Hakim, L. Muhammad Farid Wajdi, PS Kanit Provos Aipda Tatang Hidayat, Babinkamtibmas Desa Rarang Bripka L. Ahmad Sabandi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda Desa Rarang, serta sekitar 60 jamaah sholat Jumat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Jumat berjamaah, dengan Ustadz L. Sirojudin bertindak sebagai Khotib dan Muhammad Fathurrosyid sebagai Imam. Usai sholat, Kapolsek Terara, IPTU M. Rofi'i Suriadi, SH, menyampaikan himbauan Kamtibmas yang menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, terutama menjelang bulan Ramadhan.
"Kami meminta dukungan dari seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda Desa Rarang untuk bersama-sama berkolaborasi menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif," ujar Kapolsek Terara.
Lebih lanjut, Kapolsek juga mengingatkan tentang kesucian bulan Ramadhan yang harus dijaga dengan kegiatan positif. Ia menyoroti potensi gangguan Kamtibmas seperti aksi balap liar dan balap lari yang kerap dijadikan ajang taruhan, serta mengganggu kenyamanan warga yang melaksanakan ibadah tarawih dan tadarus.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk peduli terhadap generasi muda sebagai penerus bangsa. Permasalahan seringkali timbul dari aktivitas negatif yang dilakukan anak muda hingga larut malam. Jika orang tua tidak peduli, hal ini dapat merugikan mereka sendiri," tegasnya.
Kapolsek juga berharap agar situasi di Desa Rarang tetap kondusif, dan mengedepankan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan. "Jika tidak dapat diselesaikan secara musyawarah, jalan terakhir adalah melalui aturan hukum yang berlaku, bukan dengan tindakan melawan hukum yang justru merugikan masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan Jum'at Keliling dan sambang Kamtibmas ini selesai pada pukul 13.15 WITA, berjalan dengan tertib dan lancar. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga Kamtibmas, serta mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Laporan : Bagoes
