Sumbawa Barat, NTB — Semangat kebersamaan begitu terasa dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Sumbawa Barat. Ratusan masyarakat yang terdiri dari para guru, kepala sekolah, serta insan pendidikan lainnya tumpah ruah memeriahkan kegiatan jalan santai dan senam sehat yang dipusatkan di kawasan KTC, Sabtu (02/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mencerminkan kuatnya kepedulian kolektif terhadap dunia pendidikan di daerah tersebut.
Momentum Hardiknas tahun ini turut dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya program wajib belajar 13 tahun, yang dimulai dari 1 tahun pendidikan prasekolah. Hal ini dinilai krusial sebagai fondasi awal dalam membentuk karakter dan kualitas generasi penerus bangsa.
Para peserta yang hadir diajak untuk semakin sadar bahwa pendidikan sejak usia dini memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan anak. Dengan akses pendidikan yang merata dan berkelanjutan, diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikannya.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah S.T., M.Si. Dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun daerah yang maju dan berdaya saing. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan arah masa depan daerah dan bangsa. Kita tidak boleh membiarkan satu pun anak di Sumbawa Barat tertinggal dari pendidikan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Dirinya juga menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak sejak usia dini, sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang unggul dan berkarakter.
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi pesan utama dalam peringatan ini. Pendidikan ditegaskan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Melalui peringatan Hardiknas 2026 ini, diharapkan terbangun komitmen yang lebih kuat untuk saling peduli dan memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan, demi terwujudnya generasi yang cerdas, berdaya saing, dan berkarakter di masa depan.
Laporan: Danang Mario
