Banda Aceh - Organisasi Islam Al-Washliyah menggelar pengajian rutin di Bale Al-Washliyah, Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, pada Rabu (29/07/2016), dengan mengusung tema bahaya Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) serta upaya penanggulangannya. Pengajian rutin ini dibuka oleh Sekretaris PW Al Washliyah Aceh, Dr. Akhyar Mohd Ali, M.Ag.
Kepala Kantor Kemenag Banda Aceh, Dr. Salman Arifin, S.Pd., M.Ag., yang hadir sebagai pemateri pertama menjelaskan dari aspek agama bahwa Allah SWT melarang keras perilaku menyimpang tersebut dan bahkan mengisyaratkan azab yang besar, meski azab tersebut ditahan berkat keberadaan orang-orang saleh dan bertakwa.
Pemateri kedua, drg. Supriadi, M.Kes. selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, mengungkapkan data bahwa korban paparan LGBT berasal dari berbagai kalangan mulai dari masyarakat biasa, siswa, mahasiswa, hingga orang tua, sehingga Pemko Banda Aceh terus mengajak para orang tua untuk bahu-membahu menyelamatkan generasi mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, hadir pula penggiat dakwah Ustaz Ihsan yang secara sukarela melakukan edukasi, pendampingan, dan pembinaan intensif bagi para korban agar bisa kembali ke jalan yang benar meskipun proses tersebut sangat penuh tantangan. Pengajian bulanan yang rutin mengangkat tema aktual ini dihadiri oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda, demi membentengi moral mereka dari ancaman penyimpangan sosial.
Laporan : Muhammad Fawazul Alwi

