BUPATI LAZ: GAPENSI LOBAR HARUS JADI TULANG PUNGGUNG KONSTRUKSI YANG BERINTEGRITAS DAN BERDAYA SAING

Barsela24news.com
Ket Foto dari kiri kanan: Nelson, Eddy sophiaan, Laz Bupati Lombok Barat, Agus Mulyadi Ketua Gapensi NTB. Foto: (Ist)

Lombok Barat NTB, 3 Juli 2026 - The Jayakarta, Resort Lombok, menjadi saksi sejarah Musyawarah Cabang IX GAPENSI Kabupaten Lombok Barat pada 2 Juli 2026. Lebih dari sekadar forum pemilihan, Muscab kali ini menjelma menjadi ruang konsolidasi besar antara pemerintah daerah, asosiasi, dan pelaku jasa konstruksi untuk menatap lima tahun ke depan.

Hadir langsung, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini atau LAZ memberikan energi baru. Di hadapan ratusan kontraktor, Bupati menyampaikan apresiasi sekaligus pesan strategis yang menjadi peta jalan bagi GAPENSI Lombok Barat.

Apresiasi untuk Kekompakan, Pesan Kuat untuk Integritas 

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Bupati LAZ membuka sambutannya dengan ucapan selamat dan penghargaan. Ia menilai kekompakan yang ditunjukkan anggota GAPENSI Lobar adalah aset paling berharga di tengah dinamika industri konstruksi yang terus berubah.

"Saya mengapresiasi Gapensi Lobar atas kekompakan dan semangatnya. Ini bukan hal biasa. Kekompakan ini harus dijaga dan diterjemahkan menjadi karya nyata untuk Lombok Barat," ujar Bupati LAZ.

Namun apresiasi itu dibarengi dengan pesan yang tegas. Bupati meminta seluruh anggota GAPENSI menempatkan integritas dan kualitas sebagai hal yang tidak bisa ditawar. 

"Saya berpesan kepada Gapensi agar tetap menjaga integritas dan kualitas dalam menjalankan pekerjaan. Karena dari situlah kepercayaan pemerintah dan masyarakat lahir," tegasnya.

Bagi Bupati, kontraktor yang profesional bukan hanya yang menang tender, tetapi yang mampu menyelesaikan pekerjaan tepat mutu, tepat waktu, dan bisa dipertanggungjawabkan.

BPD GAPENSI NTB: Momentum Bermitra untuk Kemajuan Lobar 

Kehadiran jajaran BPD GAPENSI NTB menjadi penanda bahwa Muscab Lobar mendapat perhatian penuh dari provinsi. Ketua BPD GAPENSI NTB periode 2023-2028, H. Agus Mulyadi, menyatakan dukungannya secara terbuka.

"Kami menyambut baik sambutan dari Bapak Bupati Lombok Barat. Ini adalah sinyal positif. Ke depan kami siap menjadi mitra kerja yang baik untuk kemajuan Lombok Barat. Tugas kami adalah memastikan kebijakan di provinsi sejalan dengan kebutuhan di kabupaten," kata H. Agus Mulyadi.

Menurutnya, sinergi antara BPD dan Gapensi kabupaten adalah kunci agar program penguatan kontraktor lokal bisa berjalan efektif. Mulai dari pendampingan sertifikasi, akses informasi proyek, hingga advokasi kebijakan.

Suara Kuat: Utamakan Pengusaha dan SDM Lokal NTB

Isu pemberdayaan lokal menjadi benang merah dalam sambutan jajaran BPD. Sekretaris Umum BPD GAPENSI NTB, Eddy Sopiaan, ST, menyampaikan harapan agar proyek-proyek di daerah tidak lagi  didominasi oleh tenaga kerja dan perusahaan dari luar.

"Kami berpendapat agar pengusaha lokal NTB diberi kesempatan yang sama. Lebih dari itu, potensi SDM lokal NTB harus lebih diutamakan. Anak-anak NTB punya kemampuan, punya sertifikat, dan punya semangat kerja," ujar Eddy Sopiaan.

Pandangan itu diamini oleh Wakil Ketua I BPD GAPENSI NTB, Nelson. Ia dengan tegas menyatakan NTB tidak kekurangan talenta.

"Kita punya potensi dan SDM yang mumpuni. Secara kualitas, kita juga tidak jauh dari perusahaan luar NTB. Yang kita butuhkan adalah ruang, kepercayaan, dan sistem yang adil," tegas Nelson.

Pernyataan ini mendapat sambutan tepuk tangan dari peserta Muscab. Isu keberpihakan pada kontraktor lokal memang menjadi harapan terbesar anggota di tengah ketatnya persaingan.

Muscab IX, Awal Baru GAPENSI Lobar di Bawah H. Khaerudin

Muscab IX sendiri telah menetapkan H. Khaerudin sebagai Ketua GAPENSI Lombok Barat periode 2026-2031 secara aklamasi. Dengan dukungan politik dari Bupati dan dukungan organisasi dari BPD NTB, kepengurusan baru mengemban tugas berat.

Tiga prioritas langsung mengemuka: pertama, meningkatkan jumlah kontraktor tersertifikasi dan melek teknologi. Kedua, memperluas akses usaha bagi pelaku UKM konstruksi. Ketiga, membangun sistem kolaborasi yang kuat dengan Pemkab Lobar dan BPD NTB.

"Kami ingin GAPENSI Lobar menjadi rumah besar bagi kontraktor yang sehat, jujur, dan profesional. Dengan fondasi integritas dan kualitas seperti pesan Bapak Bupati, kami optimis bisa membawa organisasi ini lebih solid dan bermanfaat," ujar H. Khaerudin.

Menatap Lima Tahun ke Depan
Dengan mengusung tema "Melalui Muscab GAPENSI Lombok Barat Ke IX Tahun 2026, Kita Wujudkan Lombok Barat yang Maju, Berkeadilan dengan Kerja Nyata", organisasi ini menargetkan kontraktor lokal menjadi garda terdepan dalam menyukseskan pembangunan infrastruktur daerah.

Apresiasi Bupati, dukungan BPD, dan semangat anggota menjadi tiga pilar yang diharapkan mampu mendorong transformasi GAPENSI Lombok Barat. Bukan hanya sebagai asosiasi, tetapi sebagai mitra strategis pembangunan yang berdaya saing dan berakar pada potensi lokal. (BR)