Barsela24news.com | Lombok Tengah NTB – Di balik keceriaan dan tawa anak-anak yang sedang menempuh pendidikan usia dini, terdapat kebutuhan mendasar yang masih menjadi perhatian TK Negeri 01 Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah. Salah satunya adalah kondisi pagar atau tembok pembatas sekolah yang mengalami kerusakan dan bahkan sebagian telah roboh.
TK Negeri 01 Praya Timur dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang menjadi pilihan masyarakat di Kecamatan Praya Timur. Sekolah ini menampung puluhan anak didik yang berasal dari sejumlah desa di wilayah tersebut.
Dalam program Barsela24news.com Goes to School, awak media berkesempatan mengunjungi sekolah tersebut. Kunjungan itu menghadirkan suasana penuh keakraban. Awak media turut mengenang masa-masa kecil dengan melihat langsung aktivitas anak-anak TK yang bermain, bercanda, dan tertawa penuh kegembiraan.
Dalam kunjungan tersebut, awak media bertemu langsung dengan Kepala TK Negeri 01 Praya Timur, Hj. Mahniati, bersama Ketua Komite Sekolah, Murdali.
Kepala sekolah menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas kunjungan rekan-rekan media yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi sekolah.
Ia menjelaskan bahwa secara umum lingkungan sekolah terlihat cukup rapi. Namun, masih terdapat sejumlah fasilitas yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kenyamanan dan perkembangan anak didik, terutama sarana permainan anak.
"Alhamdulillah, kami sangat bangga dan bahagia mendapatkan kunjungan langsung dari rekan media. Sekolah kami memang terlihat cukup rapi, tetapi masih sangat membutuhkan sarana lainnya, seperti tempat bermain anak-anak," ungkapnya.
Namun, menurutnya, kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah pembangunan pagar atau tembok pembatas sekolah.
Kondisi sejumlah bagian pagar terlihat retak dan berpotensi roboh. Situasi tersebut menjadi perhatian serius karena lingkungan sekolah merupakan tempat anak-anak beraktivitas dan bermain setiap hari.
"Kebutuhan paling utama kami adalah pagar atau tembok pembatas sekolah. Dengan adanya pagar yang layak, kami sebagai tenaga pendidik bisa lebih nyaman dalam menjaga anak-anak. Keselamatan mereka tentu menjadi prioritas," tambahnya.
Meski menghadapi keterbatasan fasilitas, Kepala TK bersama seluruh tenaga pendidik tetap berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak-anak.
Pihak sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada Bunda PAUD Lombok Tengah, Hj. Baiq Nurul Aini Pathul Bahri, atas pembinaan dan perhatian yang telah diberikan kepada TK Negeri 01 Praya Timur secara khusus maupun lembaga TK dan PAUD se-Kabupaten Lombok Tengah secara umum.
Sementara itu, Ketua Komite TK Negeri 01 Praya Timur, Murdali, kembali menegaskan harapan agar pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan memberikan perhatian terhadap kondisi pagar sekolah.
Saat mengajak awak media berkeliling, Murdali memperlihatkan bagian belakang sekolah yang ditumbuhi belukar serta kondisi tembok pembatas yang telah roboh. Untuk sementara, bagian tersebut hanya diganti dengan pembatas seadanya yang memiliki ketinggian relatif pendek.
"Kami sangat berharap kepada pemerintah dan para pemangku kebijakan agar memperhatikan kondisi pagar sekolah kami. Kami ingin para guru merasa nyaman dalam menjalankan tugas, sementara anak-anak bisa bermain dan belajar dengan aman," tegas Murdali.
Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan fasilitas pendidikan tidak hanya berbicara tentang ruang kelas dan kegiatan belajar mengajar. Keamanan lingkungan sekolah, termasuk pagar pembatas, merupakan bagian penting dari perlindungan anak.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui instansi terkait diharapkan dapat melakukan peninjauan langsung dan mempertimbangkan kebutuhan pembangunan pagar TK Negeri 01 Praya Timur.
Jangan sampai perhatian terhadap keselamatan anak-anak baru diberikan setelah terjadi peristiwa yang tidak diinginkan.
Sebab, sekolah yang nyaman bukan hanya sekolah yang terlihat rapi, tetapi juga sekolah yang mampu memberikan rasa aman bagi setiap anak yang datang untuk belajar, bermain, dan meraih masa depan.
Laporan: Jamiri/tim
