LOMBOK TENGAH, 21 Januari 2026 – Pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Batunyala terus menunjukkan tren positif. Meski wilayah Lombok Tengah didera cuaca ekstrem selama beberapa hari terakhir, proyek strategis yang diproyeksikan menjadi tulang punggung ekonomi desa ini tetap berjalan sesuai garis waktu yang direncanakan.
Resiliensi di Tengah Tantangan Alam
Babinsa Batunyala, Herman, menyatakan bahwa meskipun intensitas hujan meningkat, aktivitas konstruksi di lapangan tidak mengalami kendala berarti. Koordinasi yang solid antara pengawas dan pekerja memastikan standar pembangunan tetap terjaga dalam kondisi cuaca yang menantang.
Proyeksi Rampung Menjelang Idul Fitri
Kepala Desa Batunyala, H. Zaenudin, SH, menyampaikan optimisme tinggi terkait penyelesaian infrastruktur ini. Melihat performa dan kecepatan para tenaga ahli di lapangan, beliau memprediksi proyek ini akan mencapai status finishing dalam waktu dekat.
"Insya Allah, jika meninjau ritme kerja yang ada, kami memproyeksikan Kopdes Merah Putih akan rampung pada akhir Ramadan tahun ini," ujar H. Zaenudin.
Sinergi dengan Program Strategis Nasional
Kehadiran Kopdes Merah Putih telah dinantikan sebagai solusi integratif bagi sektor pertanian. Mustakim Togok, salah satu tokoh masyarakat Batunyala, berharap operasional Kopdes ini dapat segera terealisasi untuk memperkuat rantai pasok lokal.
Fungsi strategis Kopdes Merah Putih ke depan meliputi:
Absorpsi Hasil Tani: Menampung hasil produksi petani lokal secara kompetitif.
Penyokong Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Menjadi penyedia bahan baku pangan berkualitas untuk mendukung program nasional.
Stabilitas Harga: Menjaga keseimbangan harga pangan di tingkat produsen (petani) maupun konsumen.
Pemerintah Desa Batunyala memandang Kopdes Merah Putih bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kedaulatan ekonomi desa yang selaras dengan semangat nasionalisme untuk menyejahterakan masyarakat akar rumput. (*)
