Lombok Timur, NTB – Kawasan Pusuk Sembalun, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur dilanda kejadian tanah longsor pada hari Kamis (15/01/2026) sekitar pukul 10.45 WITA. Kejadian ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama empat hari berturut-turut, disertai angin kencang dan kondisi tanah yang rentan labil.
Akibat longsoran material tanah dan batu yang meluncur dari lereng, sebagian badan jalan utama di lokasi kejadian terkotori dan tertutup, mengganggu kelancaran lalu lintas kendaraan yang melintas ke arah atau dari kawasan wisata dan pemukiman sekitar.
Pihak kepolisian segera merespons kejadian ini dengan melakukan serangkaian langkah penanganan:
- Melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk mengevaluasi skala kerusakan dan kondisi lingkungan sekitar
- Membersihkan bagian jalan yang dapat dijangkau secara manual untuk membuka akses bagi masyarakat
- Menyelenggarakan koordinasi intensif dengan pemerintah kecamatan Sembalun untuk menyusun langkah penanganan jangka pendek dan panjang
- Melakukan pembersihan progresif pada badan jalan yang tertutup longsoran
- Melaporkan perkembangan kondisi terkini kepada pihak berwenang terkait
Saat ini, upaya pembersihan total badan jalan belum dapat dilakukan secara maksimal. Keterbatasan alat berat pembersih dan kondisi cuaca yang masih tidak stabil dengan hujan terus mengguyur disertai angin kencang di area lokasi longsoran menjadi kendala utama dalam proses pembersihan.
Namun demikian, melalui upaya kerja sama antara pihak kepolisian dan masyarakat sekitar, jalan di kawasan tersebut sudah dapat dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati dan melintas dengan sistem satu arah, karena hanya tersedia jalur yang cukup untuk satu mobil sekaligus.
“Kami akan terus memantau kondisi cuaca dan melakukan pembersihan total segera setelah situasi memungkinkan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk menghindari area sekitar lereng yang rawan dan selalu mengikuti informasi terkini dari pihak berwenang,” ujar petugas yang bertugas di lokasi.
Pihak berwenang mengingatkan masyarakat yang tinggal atau akan melintas di kawasan sekitar Sembalun untuk tetap waspada terhadap potensi longsoran tambahan, mengingat kondisi tanah yang masih lembap dan kemungkinan terjadinya hujan kembali. Jika menemukan kondisi yang mencurigakan atau adanya tanda-tanda longsoran, masyarakat dapat segera menghubungi pos polisi terdekat atau dinas terkait.
Laporan : Bagoes
