Plt Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Kluet Utara
Aceh Selatan – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis,SE menunjukkan kepedulian dan respons cepat pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa warganya di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Kluet Utara, yang mengalami kebakaran pada Kamis malam (01/01/2026).
Plt Bupati Aceh Selatan secara langsung menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran yang terjadi di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Kluet Utara, yang menghanguskan 5 unit rumah warga. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di lokasi terdampak kebakaran dan turut dihadiri oleh unsur Dinas terkait dan Unsur Muspika Kecamatan Kluet Utara.
Kehadiran Plt Bupati H. Baital Mukadis, beserta rombongan disambut haru oleh para korban yang rumah dan harta bendanya hangus dilalap si jago merah.
Dalam keterangannya, kepada media Barsela24news.com, Plt Bupati Aceh Selatan menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah kebakaran yang dialami warga Desa Simpang Lhee ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat warga tertimpa musibah.
“Musibah kebakaran ini tentu menjadi cobaan berat bagi saudara-saudara kita. Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, saya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Bantuan masa panik ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah untuk meringankan beban para korban,” ujar Plt Bupati.
Bantuan masa panik yang diserahkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, gula, selimut, pakaian layak pakai, perlengkapan tidur, serta sejumlah kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu korban memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam masa darurat pascakebakaran.
Plt Bupati juga menginstruksikan kepada dinas terkait agar terus melakukan pendampingan terhadap para korban, termasuk memastikan kondisi kesehatan, kebutuhan logistik, serta langkah-langkah lanjutan untuk penanganan pascabencana. Ia meminta agar data korban dan kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran segera diverifikasi secara akurat.
“Saya minta dinas terkait dan aparatur kecamatan serta gampong untuk terus memantau kondisi korban. Pastikan tidak ada yang terlewat dalam pendataan, sehingga bantuan lanjutan nantinya bisa tepat sasaran,” tegasnya.
Sementara itu, Keuchik Desa Simpang Lhee Plt Fahrul Samsir, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warganya yang saat ini sedang berupaya bangkit dari musibah.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Plt Bupati dan seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah turun langsung dan memberikan bantuan kepada warga kami. Ini sangat membantu dan memberikan semangat bagi korban,” ungkapnya.
Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut mengakibatkan 5 rumah warga mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan tidak meninggalkan api menyala tanpa pengawasan.
Dengan adanya penyerahan bantuan masa panik ini, pemerintah daerah berharap para korban dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan mendesak dan secara perlahan dapat kembali menata kehidupan mereka pascakebakaran. (*)
Laporan: Hartini
