Aceh Selatan – Tokoh Masyarakat Kluet Raya, Syahrial, angkat bicara menanggapi berbagai tudingan dan kritik yang selama ini diarahkan kepada Bupati Aceh Selatan H. Mirwan. Menurutnya, kritik yang berkembang di tengah publik belakangan ini dinilai terlalu berlebihan dan cenderung tidak objektif, bahkan berpotensi menyesatkan opini masyarakat.
Syahrial menegaskan bahwa dalam sistem demokrasi, kritik merupakan hal yang wajar dan sah sebagai bentuk kontrol sosial. Namun demikian, ia menilai kritik seharusnya disampaikan secara proporsional, berbasis data, serta mempertimbangkan kondisi dan keterbatasan pemerintah daerah.
“Kritik itu boleh, bahkan perlu. Tapi jangan sampai berlebihan, apalagi mengabaikan fakta-fakta pembangunan yang sudah dilakukan oleh Bupati H. Mirwan. Kalau hanya melihat kekurangan tanpa mengakui capaian, itu sudah tidak adil,” ujar Syahrial kepada media barsela24News.com.Kamis 08/01/2026.
Menurut Syahrial, selama masa kepemimpinan H. Mirwan, sejumlah program pembangunan dan pelayanan publik di Aceh Selatan, mulai menunjukkan perubahan yang signifikan. Ia menyebutkan perbaikan infrastruktur dasar, peningkatan akses jalan, jembatan, serta perhatian terhadap sektor sosial dan kemasyarakatan yang sebelumnya terabaikan.
“Banyak pembangunan yang sudah berjalan dan dirasakan langsung oleh masyarakat, meskipun memang belum semuanya sempurna. Jangan menutup mata terhadap kerja-kerja nyata yang sudah dilakukan,” tambahnya.
Ia juga menyoroti kondisi keuangan daerah dan berbagai persoalan warisan pemerintahan sebelumnya yang menurutnya tidak bisa diselesaikan secara instan. Syahrial menilai Bupati H. Mirwan menghadapi tantangan yang cukup berat, mulai dari keterbatasan anggaran hingga persoalan infrastruktur yang menumpuk selama bertahun-tahun.
“Masalah Aceh Selatan ini bukan baru muncul sekarang. Ada persoalan lama yang menahun. Jadi tidak bijak jika semua beban itu dilimpahkan kepada Bupati H. Mirwan seolah-olah beliau tidak bekerja,” tegasnya.
Lebih lanjut, Syahrial mengajak semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, aktivis, dan media, untuk lebih mengedepankan kritik yang membangun serta memberikan solusi, bukan sekadar menyudutkan pemerintah daerah dengan narasi negatif.
Menurutnya, suasana kondusif dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar roda pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan dengan maksimal.
“Kalau kita terus saling menjatuhkan, yang rugi bukan bupati, tapi masyarakat Aceh Selatan sendiri. Yang kita butuhkan sekarang adalah kebersamaan dan pengawasan yang sehat,” ujarnya.
Syahrial juga mengingatkan bahwa Bupati H. Mirwan masih memerlukan waktu untuk merealisasikan seluruh program kerja yang telah direncanakan. Ia berharap masyarakat dapat bersabar dan memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk bekerja.
Di akhir pernyataannya, Syahrial menegaskan bahwa dirinya tidak menolak kritik, namun mengajak semua pihak untuk bersikap adil, objektif, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.
“Mari kita dukung pemimpin yang sedang bekerja, sambil tetap mengawasi. Kritik yang sehat akan memperkuat pemerintah, bukan melemahkan,” pungkas Syahrial.
Laporan: Hartini
