Lombok Barat, NTB – Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Nusa Tenggara Barat tahun 2026 yang digelar pada Minggu, 15 Februari 2026, di Lapangan Tembak Perbakin Rinjani Bukit Sandik, Lombok Barat, berlangsung sukses dan lancar.
Dalam Musprov tersebut, Kolonel I Wayan Sandi Susila, S.Sos., M.Si kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Perbakin NTB untuk periode 2026–2030. Terpilihnya kembali Kolonel I Wayan Sandi Susila menjadi bukti kepercayaan penuh dari seluruh pengurus cabang kabupaten dan kota terhadap kepemimpinannya.
Kegiatan Musprov VIII ini turut dihadiri perwakilan Pengurus Besar Perbakin dari bidang organisasi, serta seluruh pengurus Perbakin kabupaten dan kota se-Nusa Tenggara Barat.
Ketua Umum Perbakin NTB terpilih, Kolonel I Wayan Sandi Susila, menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru semakin solid dan mampu meningkatkan prestasi olahraga menembak di NTB, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kedepan kita harus kompak. Kepengurusan periode 2026–2030 ini kita harapkan mampu meningkatkan prestasi. Kita sudah mendapatkan medali perak, ini sudah bagus, dan kedepan kita targetkan lebih baik lagi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Perbakin NTB dalam waktu dekat akan membentuk sekolah menembak sebagai langkah strategis regenerasi atlet muda.
“Kita akan membentuk sekolah menembak untuk mempersiapkan generasi muda, khususnya pelajar SMP dan SMA yang memiliki minat dan bakat. Kita fasilitasi dengan dukungan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Ini penting agar atlet kita bisa tampil percaya diri, lolos PON, bahkan berprestasi di tingkat internasional,” jelasnya.
Menurutnya, olahraga menembak bukan sekadar hobi, tetapi dapat menjadi sarana mengharumkan nama daerah dan bangsa jika dilatih secara serius, bertahap, dan berkelanjutan.
Sementara itu, pengurus Perbakin NTB yang juga mantan Bupati Lombok Barat, H. Muhammad Izzul Islam, yang menjabat sebagai Kabid Tembak Reaksi, berharap kepengurusan baru mampu menjawab berbagai tantangan yang ada, khususnya dalam pembinaan atlet.
“Kita berharap ketua terpilih bisa lebih memperhatikan berbagai kekurangan yang ada selama ini. Salah satunya adalah mempersiapkan sekolah menembak untuk merekrut atlet sejak dini dan meningkatkan prestasi,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pengurus provinsi, kabupaten, dan kota, serta dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan prestasi olahraga menembak di NTB.
“Kita ingin Perbakin NTB tetap menjadi kebanggaan daerah. Dengan kerja keras bersama, kita yakin prestasi atlet NTB bisa terus meningkat, baik di Kejurnas maupun ajang lainnya,” tambahnya.
Musprov VIII Perbakin NTB ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempercepat regenerasi atlet, demi membawa NTB menjadi kekuatan baru olahraga menembak Indonesia. (BR)
