Lombok Barat, NTB – Misteri temuan mayat pria di aliran Sungai Remeneng, Desa Batu Kuta, Kecamatan Narmada, Lombok Barat mulai terkuak. Polisi berhasil mengidentifikasi korban, sekaligus menemukan sepeda motor yang dipakai korban tak jauh dari lokasi temuan jasad.
Tim gabungan Polsek Narmada dipimpin Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H. bersama Ps. Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP., S.T.K., S.I.K., M.Si. turun ke lokasi, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 07.30 Wita.
Identitas korban diketahui bernama Riski Riswandi (22), asal Kampung Cigerut, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Penemuan jasad bermula saat Rendi Juliansyah melintas di sekitar sungai sekitar pukul 06.30 Wita, saat hendak menjemput anak pulang mengaji.
Awalnya ia melihat benda mencurigakan di tengah aliran air. Saat didekati, benda tersebut ternyata tubuh manusia.
Temuan itu langsung dilaporkan kepada Kepala Dusun Batu Kuta Selatan, Maryadi Idris. Informasi kemudian diteruskan kepada aparat desa serta pihak kepolisian.
Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H. menjelaskan, tim segera bergerak melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian.
“Kami menerima laporan warga terkait temuan jasad di Sungai Remeneng. Personel langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan saksi,” ujarnya.
Petugas kemudian mengevakuasi korban menuju UGD Puskesmas Narmada. Dari kantong celana korban ditemukan uang Rp22 ribu, kacamata, serta beberapa obat seperti Fridep Sertaline, alprazolam, dan beberapa obat lain tanpa merek.
Hasil pemeriksaan luar tenaga medis menunjukkan sejumlah luka lecet dan memar pada beberapa bagian tubuh. Perkiraan waktu meninggal kurang dari 12 jam sebelum ditemukan.
Sekitar pukul 13.50 Wita, warga kembali memberi informasi terkait temuan sepeda motor, di aliran sungai tak jauh dari lokasi temuan jasad.
Motor tersebut jenis Yamaha Mio warna merah marun, dengan nomor polisi DR 4495 LE. Kendaraan langsung diamankan petugas ke Mapolsek Narmada, guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami juga menemukan sepeda motor yang diduga milik korban, di aliran sungai tidak jauh dari TKP. Kendaraan sudah diamankan untuk proses penyelidikan,” kata AKP. Ariawan.
Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Mataram guna pemeriksaan lanjutan. Namun keluarga korban menolak proses autopsi dan menerima peristiwa tersebut.
Proses penanganan kasus berlangsung hingga malam hari sekitar pukul 20.00 Wita. Situasi di lokasi tetap kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Laporan : RY
