Lombok Timur, NTB– Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1615/Lombok Timur resmi digelar di Lapangan Umum Suralaga, Desa Suralaga, Kecamatan Suralaga, Rabu (22/04/2026).
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, Drs. H. M. Juaini Taofiq, M.AP, didampingi Komandan Upacara Kapten Inf. Muhamad Zuhri dan Perwira Upacara Kapten Inf. Mulyadi.
Upacara dihadiri oleh ratusan undangan, antara lain perwakilan Korem 162/Wira Bhakti, jajaran TNI-Polri, Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta kepala desa se-Kecamatan Suralaga. Total peserta dan tamu undangan yang hadir mencapai sekitar 350 orang.
Pasukan upacara terdiri dari personel Kodim 1615/Lotim, gabungan Yonif 742/SWY dan Zipur, Brimob Polda NTB, Polres Lombok Timur, serta instansi terkait seperti Dishub, BPBD, Damkar, Satpol PP, Pramuka Saka Wira Kartika, dan marching band Genta Selaparang.
Dalam rangkaian acara, Dandim 1615/Lotim menyampaikan laporan rencana pelaksanaan kegiatan, dilanjutkan dengan penyerahan toolkit secara simbolis oleh Inspektur Upacara kepada perwakilan satgas.
Sambutan Bupati Lombok Timur yang dibacakan oleh Sekda menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan TMMD yang telah berjalan konsisten hingga ke-128 kali. Program ini dinilai sebagai wujud nyata Operasi Bhakti TNI dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat ketahanan wilayah, serta menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat yang lahir dan tumbuh dari kalangan masyarakat.
Adapun sasaran pembangunan dalam TMMD ke-128 meliputi:
- Fisik: Rabat jalan usaha tani sepanjang 60 meter, talud jalan sepanjang 1.130 meter, pembuatan 4 unit sumur bor, 1 unit bak penampung air, 1 unit MCK, serta rehabilitasi 2 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Paok Lombok.
- Non Fisik: Penyuluhan wawasan kebangsaan, informasi rekrutmen TNI, bahaya narkoba, penanggulangan bencana, pola hidup sehat, dan program kesehatan serta Keluarga Berencana (KB).
Program ini akan berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan melibatkan sekitar 150 personel gabungan dari TNI tiga matra, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Sebelumnya, tahap Pra TMMD telah dilaksanakan dengan capaian sekitar 50 persen untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Secara resmi, Sekda Juaini Taofiq menyatakan:
“Pada hari ini, Rabu 22 April 2026 pukul 09.15 WITA, TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 di Kabupaten Lombok Timur Tahun Anggaran 2026, saya nyatakan secara resmi dibuka.”
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat semakin erat, serta mampu mewujudkan pembangunan yang merata menuju Lombok Timur yang sejahtera, maju, adil, religius, dan transparan.
Laporan : Bagoes
