Sumbawa Barat, NTB– Pemerintah Desa Mataiyang, Kecamatan Brang Ene Sumbawa Barat, menyalurkan bantuan hibah berupa mesin pompa air berkapasitas 5,5 PK kepada lima kelompok tani yang mengalami kesulitan air saat memasuki musim tanam kedua tahun 2026.
Program bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kebutuhan para petani dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian, khususnya di tengah keterbatasan sumber air yang kerap terjadi saat musim kemarau dan musim tanam kedua.
Kepala Desa Mataiyang khairul mengatakan bahwa bantuan mesin pompa air tersebut dianggarkan melalui APBDesa yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026. Setiap unit mesin pompa air memiliki nilai sekitar Rp7.000.000 dan diberikan langsung kepada kelompok tani penerima manfaat.
“Bantuan ini kami berikan sebagai upaya pemerintah desa dalam membantu para petani yang selama ini mengalami kesulitan air pada musim tanam kedua. Dengan adanya pompa air ini, kami berharap lahan pertanian masyarakat tetap bisa produktif dan hasil panen dapat meningkat,” ujar Kades
Adapun lima kelompok tani penerima bantuan tersebut masing-masing beranggotakan sekitar 7 hingga 10 kepala keluarga yang selama ini mengandalkan pertanian sebagai sumber mata pencaharian utama. Para petani menyambut baik bantuan tersebut karena dinilai sangat membantu kebutuhan irigasi sawah mereka.
Selain untuk mendukung ketahanan pangan desa, program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Desa Mataiyang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi warga setempat.
Pemerintah desa berharap bantuan hibah mesin pompa air ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh masing-masing kelompok tani sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh perangkat desa, perwakilan kelompok tani, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Laporan : Danang Mario
