Aceh Utara I Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat yang terdampak banjir besar pada 26 November 2025 terus dibuktikan secara nyata. Hingga Jumat, 12/6/2026, berbagai bantuan pemerintah bagi korban banjir masih terus disalurkan dan sebagian besar telah terealisasi di sejumlah wilayah terdampak.
Puluhan gampong di Aceh Utara tercatat telah menerima bantuan berupa Jaminan Hidup (Jadup), stimulan ekonomi, bantuan perabotan rumah tangga, hingga pembangunan Rumah Hunian Tetap (Huntap) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah desa dan masyarakat yang belum menerima seluruh bantuan yang diusulkan. Kondisi tersebut bukan karena terhentinya proses penyaluran, melainkan masih berlangsungnya tahapan administrasi, verifikasi, serta penyelesaian data di tingkat pemerintah pusat.
Menyikapi hal itu, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, yang akrab disapa Ayah Wa, terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan seluruh bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang berhak.
Sejak awal proses pengajuan bantuan pascabencana, Ayah Wa secara konsisten mengawal setiap tahapan administrasi dan perkembangan verifikasi data. Bahkan di tengah padatnya agenda pemerintahan, ia beberapa kali melakukan kunjungan kerja ke Jakarta untuk bertemu langsung dengan Menteri Sosial, Wakil Menteri Sosial, serta berbagai pihak terkait guna mempercepat proses pencairan bantuan bagi korban banjir Aceh Utara.
Langkah tersebut menunjukkan keseriusan dan kepedulian pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada satu pun hak masyarakat yang terabaikan. Dalam setiap kesempatan, Ayah Wa terus menanyakan perkembangan proses verifikasi, kelengkapan administrasi, serta kendala-kendala yang masih menghambat pencairan bantuan.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Utara tidak akan berhenti memperjuangkan hak masyarakat. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh bantuan yang telah diusulkan dapat segera direalisasikan dan diterima oleh masyarakat yang berhak,” tegas Ayah Wa melalui Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Tgk Muntasir.
Selain menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah pusat, Pemkab Aceh Utara juga terus melengkapi seluruh dokumen dan data yang dibutuhkan agar proses verifikasi dapat berjalan lebih cepat dan tepat. Setiap perkembangan terus dipantau secara langsung guna memastikan tidak ada lagi hambatan administrasi yang dapat menghambat penyaluran bantuan.
Ayah Wa menegaskan bahwa dirinya akan terus mengawal seluruh tahapan hingga bantuan Jadup, stimulan ekonomi, bantuan perabotan rumah tangga, serta pembangunan rumah hunian tetap benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat terdampak banjir.
Perjuangan yang terus dilakukan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berkomitmen untuk memastikan seluruh bantuan bagi korban banjir dapat terealisasi secara menyeluruh, tepat sasaran, dan berkeadilan, sehingga masyarakat dapat kembali bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih baik pascabencana. (Alman)
