Cegah Pernikahan Dini, Mahasiswa KKP UIN Mataram Gelar Edukasi Khusus Remaja di SMK Al-Mukhtary NWDI Bungtiang

Barsela24news.com

Lombok Timur, NTB – Mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang ditempatkan di Desa Bungtiang, Kecamatan Sakra Barat, menggelar sosialisasi penting bertema Pencegahan Pernikahan Anak dan Perilaku Seksual Berisiko di SMK Al-Mukhtary NWDI Bungtiang, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian sekaligus upaya preventif melindungi masa depan generasi muda di wilayah Lombok Timur.
 
Menggandeng narasumber berkompeten dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lombok Timur serta Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sakra Barat, kegiatan ini menghadirkan pemaparan yang komprehensif dan menyentuh kebutuhan para siswa.
 
Perwakilan DP3AKB memaparkan secara rinci dampak buruk pernikahan pada usia dini, mulai dari gangguan kesehatan fisik dan mental, putusnya jenjang pendidikan, hingga kerentanan kondisi sosial-ekonomi jangka panjang. Sementara itu, narasumber dari KUA Sakra Barat menekankan pentingnya kematangan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, baik dari sisi usia, mental, kesiapan ekonomi, maupun pemahaman nilai agama guna membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.
 
Suasana kegiatan berjalan hangat dan interaktif. Para siswa tampak antusias, aktif bertanya, dan berdiskusi terbuka mengenai berbagai tantangan yang dihadapi di masa remaja. Melalui sesi ini, diharapkan tidak hanya bertambah pengetahuan, tetapi juga terbentuk kesadaran untuk mengambil keputusan yang bijak demi masa depan yang lebih terjamin.
 
Koordinator KKP UIN Mataram menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan. "Kami ingin berkontribusi menekan angka pernikahan anak dan melindungi remaja dari perilaku berisiko. Kolaborasi antara kampus, sekolah, pemerintah daerah, dan lembaga agama adalah kunci untuk mencetak generasi yang sehat, berilmu, dan siap membawa perubahan positif," ujarnya.
 
Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat, serta mendukung upaya pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Desa Bungtiang dan sekitarnya.

Laporan : Bagoes