Barsela24news.com | Aceh — Nama Kopi Gayo kembali mendapat sorotan di panggung kopi dunia. Varian Gayo Kopi–Kopi Luwak (Wild Civet Coffee) disebut masuk jajaran kopi terbaik dunia dalam daftar yang diperbarui pada 2026, dengan skor 4,9 dari 5.
Capaian tersebut semakin mengangkat nama dataran tinggi Gayo, Aceh, sebagai salah satu kawasan penghasil kopi yang memiliki karakter dan reputasi kuat di pasar internasional. Kopi Gayo dikenal berasal dari wilayah dataran tinggi Aceh, sementara varian kopi luwak menggunakan proses alami yang melibatkan luwak.
Sejumlah sumber perdagangan dan pelaku industri kopi juga telah lama menempatkan Gayo sebagai salah satu kopi Indonesia yang memiliki reputasi internasional. Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan bahkan mencatat Gayo sebagai salah satu kopi Indonesia yang dikenal luas di pasar dunia.
Skor 4,9/5 tersebut menjadi sorotan karena bukan sekadar berbicara tentang nama Indonesia di pasar kopi dunia, tetapi juga kembali membawa Aceh—khususnya Gayo—ke dalam pembicaraan mengenai kopi berkualitas tinggi.
Di balik cita rasa tersebut terdapat kawasan perkebunan Gayo yang berada di dataran tinggi dengan kondisi geografis yang mendukung budidaya Arabika. Sejumlah produsen juga memasarkan kopi Gayo luwak dari kawasan Takengon dan sekitarnya sebagai produk premium.
Bagi Aceh, pengakuan terhadap kopi Gayo memiliki arti lebih luas. Kopi bukan hanya komoditas perkebunan, tetapi juga bagian dari identitas ekonomi daerah yang memiliki peluang untuk terus dikembangkan melalui peningkatan kualitas, pengolahan pascapanen, branding, serta ekspor produk bernilai tambah.
Dari dataran tinggi Gayo ke panggung dunia, nama Aceh kembali menyeruput perhatian lewat secangkir kopi.
Redaksi
