Barsela24News.com - Mataram, NTB | Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., memimpin langsung pengamanan Parade Ogoh-ogoh yang diselenggarakan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Rabu (18/03/2026).
Pawai budaya tersebut berlangsung meriah di sepanjang Jl. Pejanggik, mulai dari Depan Kantor Lurah Cakra Barat hingga Depan Taman Mayure Cakranegara, dengan menghadirkan 105 ogoh-ogoh yang diarak oleh kelompok peserta.
Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan
Untuk memastikan kelancaran kegiatan, ratusan personel gabungan diterjunkan, terdiri dari Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, Pamswakarsa, serta elemen masyarakat. Pengamanan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung Kapolresta di halaman Mataram Mall Cakranegara.
“Pengamanan ini melibatkan ratusan personel gabungan. Persiapan telah dilakukan jauh hari untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman,” ujar Kapolresta.
105 Ogoh-ogoh Ramaikan Kota Mataram
Sebanyak 105 ogoh-ogoh turut ambil bagian dalam pawai. Setiap ogoh-ogoh diarak oleh 100 hingga 200 orang, menciptakan suasana semarak yang menarik perhatian ribuan warga.
Sebagai dampaknya, jalur utama di sepanjang rute pawai ditutup sementara dan arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif guna menghindari kemacetan.
Antisipasi Gangguan dan Kelancaran Aktivitas Masyarakat
Kapolresta menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan jalur kendaraan, pengamanan peserta, hingga pengawasan di sepanjang lokasi kegiatan.
“Kesiapan pengamanan sangat penting, apalagi kegiatan ini berlangsung di pusat kota dan bertepatan dengan suasana menjelang Idul Fitri, di mana aktivitas masyarakat meningkat,” jelasnya.
Pengamanan juga difokuskan untuk mengantisipasi potensi gangguan baik dari dalam maupun luar kegiatan, serta memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman.
Jaga Harmoni dan Kondusivitas Kota
Pawai ogoh-ogoh sendiri merupakan tradisi umat Hindu yang sarat makna spiritual dan budaya, sekaligus simbol pembersihan diri menjelang Hari Raya Nyepi.
Dengan pengamanan maksimal dari aparat gabungan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar serta situasi kamtibmas tetap kondusif,” tutup Kapolresta.
Pawai Ogoh-ogoh di Kota Mataram kembali menjadi bukti nyata harmonisasi kehidupan beragama dan budaya yang terus terjaga di Nusa Tenggara Barat.
Laporan : RY
