KLARIFIKASI SPPG SANDUBAYA 4: ISU ANCAMAN SP DAN PEMECATAN RELAWAN DINYATAKAN TIDAK BENAR

Barsela24news.com
Dapur MBG SPPG Sandubaya 4. Foto: (Ist)

Barsela24News.com,.Lombok Timur NTB, 15 September 2026  — Menyikapi pemberitaan sejumlah media online terkait aktivitas Dapur MBG SPPG Sandubaya 4 pada 14 September 2026, pihak pengelola SPPG Sandubaya 4 menyampaikan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Kepala SPPG Sandubaya 4 menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan maupun kesalahan. Namun, pihaknya menegaskan sejumlah informasi yang beredar perlu diluruskan berdasarkan kondisi sebenarnya di lapangan.
 
Terkait terhentinya distribusi makanan bergizi gratis, pihak SPPG membenarkan bahwa distribusi sempat mengalami penghentian sementara.

Namun, pihak pengelola menegaskan penghentian tersebut bukan karena dapur “mangkir tanpa alasan”, melainkan berkaitan dengan dana operasional yang belum turun dari pusat.

Menurut pihak SPPG, kondisi tersebut merupakan kendala teknis operasional yang telah dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk mitra, koordinator kecamatan (Korcam), dan koordinator wilayah (Korwil).

Setelah dana operasional tersedia, distribusi disebut kembali berjalan sebagaimana mestinya.

Pihak SPPG Sandubaya 4 juga memberikan bantahan tegas terhadap informasi mengenai dugaan pesta minuman keras atau aktivitas mabuk-mabukan di lingkungan dapur.

“Tidak ada pesta miras maupun aktivitas mabuk-mabukan di lingkungan Dapur SPPG Sandubaya 4,” tegas pihak pengelola.

Mereka menegaskan bahwa dapur tetap berupaya menjaga kebersihan, koordinasi, kedisiplinan, serta profesionalitas dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program strategis nasional.

Pihak SPPG Sandubaya 4 juga menyampaikan bahwa dapur tersebut selama ini berkomitmen menjaga kualitas layanan dan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Menurut pengelola, sejauh ini tidak pernah ada keluhan dari penerima manfaat terkait kualitas layanan dapur.

Sebagai bagian dari evaluasi dan pembinaan, pihak SPPG menyebut Dapur Sandubaya 4 telah mendapatkan sertifikasi sebagai salah satu dari 10 dapur terbaik tingkat Provinsi NTB dan pernah mengikuti proses seleksi tingkat provinsi di Mataram.

Menurut pihak pengelola, capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa tata kelola dan kualitas dapur selama ini terus mendapat perhatian.

Mengenai adanya informasi terkait teguran kepada relawan, pihak SPPG menjelaskan bahwa teguran merupakan bagian dari pembinaan internal.

Menurut pengelola, langkah tersebut dimaksudkan untuk membangun kedisiplinan, menjaga kebersamaan, serta memastikan seluruh relawan memahami aturan yang berlaku di lingkungan SPPG.

Pihak SPPG juga meminta agar persoalan internal tidak disampaikan secara sepihak kepada pihak luar yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman mengenai kondisi dapur.

Namun demikian, pihak pengelola membantah adanya ancaman pemberian Surat Peringatan (SP) maupun pemecatan terhadap relawan sebagaimana diberitakan sebelumnya.

“Tidak ada ancaman SP dan pemecatan seperti yang diberitakan. Hubungan internal antara pimpinan dan seluruh relawan SPPG Sandubaya 4 tetap harmonis. Setiap permasalahan internal diselesaikan secara bijak dan kekeluargaan tanpa merugikan pihak manapun,” tegasnya.

Pihak SPPG Sandubaya 4 berharap klarifikasi tersebut dapat menjadi informasi pembanding bagi masyarakat agar tidak mengambil kesimpulan.

Pengelola juga menegaskan tetap terbuka terhadap kritik, masukan maupun konfirmasi dari media “Kami tetap menghargai fungsi media sebagai kontrol sosial. Kami hanya berharap setiap informasi mengenai SPPG Sandubaya 4 dikonfirmasi terlebih dahulu sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan tidak terjadi kesalahpahaman,” pungkasnya.

Laporan: Riyan