Aceh Selatan – Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS bersama Wakil Bupati H. Baital Mukadis. SE,. serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tingkat Kabupaten Aceh Selatan yang digelar di Alun-Alun Tapaktuan, Selasa malam (15/9/2026).
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut mengusung tema “Dengan Keteladanan Rasulullah SAW, Kita Wujudkan Aceh Selatan yang Maju, Produktif, Madani, dan Berakhlakul Karimah.”
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tgk. Ismail yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan tausyiah di tengah kesibukannya dalam menjalankan aktivitas dakwah.
“Atas nama pribadi, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Aceh Selatan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tgk. Ismail. Di tengah kesibukan dakwah beliau yang begitu padat, beliau masih menyempatkan diri untuk hadir di tengah-tengah kita,” ujar Mirwan.
Bupati berharap kehadiran serta nasihat yang disampaikan Tgk. Ismail dapat menjadi penyejuk hati sekaligus pengingat bagi masyarakat untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kehidupan bermasyarakat dan menjalankan pemerintahan.
Menurut Mirwan, peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut harus dimanfaatkan sebagai sarana introspeksi diri sekaligus menyegarkan kembali semangat untuk meneladani akhlak, kepemimpinan dan risalah yang dibawa Rasulullah SAW.
“Beliau adalah teladan paripurna, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, bernegara, maupun dalam menjalankan roda pemerintahan,” katanya.
Mirwan mengatakan, tema yang diangkat pada peringatan Maulid tahun ini merupakan bagian dari komitmen moral sekaligus arah pembangunan yang ingin diwujudkan bersama di Kabupaten Aceh Selatan.
“Tema ini bukan sekadar rangkaian kata yang indah, melainkan sebuah manifestasi komitmen moral dan arah pembangunan jangka panjang yang ingin kita capai bersama di bumi pala tercinta ini,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh Selatan untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kebersamaan, kepedulian serta semangat gotong royong dari seluruh masyarakat.
Mirwan mengingatkan agar nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, yakni shiddiq, amanah, tabligh dan fathanah, dapat menjadi landasan moral dalam bekerja dan memberikan pengabdian kepada masyarakat.
“Dengan bersatu padu, saling bahu-membahu, serta menjadikan sifat shiddiq, amanah, tabligh dan fathanah Rasulullah SAW sebagai landasan etika kerja dan pengabdian, insyaallah cita-cita luhur kita untuk mewujudkan Aceh Selatan yang gemilang dapat tercapai dengan ridha Allah SWT,” katanya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
“Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai titik balik untuk memperbaiki diri, meningkatkan kinerja, dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan kita masing-masing,” ajaknya.
Sementara itu, dalam tausyiahnya, Tgk. Ismail mengajak masyarakat untuk menjadikan kehidupan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam hubungan dengan sesama manusia.
Ia menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi harus diwujudkan melalui perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Tgk. Ismail, salah satu bukti kecintaan kepada Rasulullah SAW adalah berusaha mengikuti akhlak dan sunnah beliau. Akhlak yang baik, kejujuran, amanah, kepedulian terhadap sesama serta menjaga persaudaraan merupakan nilai-nilai yang harus terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah masyarakat.
Perbedaan pilihan, pendapat maupun latar belakang, kata dia, jangan sampai menjadi alasan untuk memutuskan silaturahmi dan persaudaraan.
“Kalau kita mengaku mencintai Rasulullah SAW, maka akhlak Rasulullah harus terlihat dalam kehidupan kita. Jangan hanya bershalawat dengan lisan, tetapi akhlak dan perilaku kita juga harus mencerminkan kecintaan kepada Rasulullah,” demikian pesan yang disampaikan dalam tausyiahnya.
Tgk. Ismail turut mengingatkan para pemimpin dan masyarakat agar senantiasa menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Kepemimpinan, menurutnya, bukan semata-mata tentang jabatan, tetapi merupakan amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Aceh Selatan untuk bersama-sama membangun daerah dengan semangat persaudaraan, kejujuran, kepedulian dan akhlak yang baik.
Pantauan Barsela24News.com di lokasi kegiatan, masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, khususnya saat mendengarkan tausyiah yang disampaikan Tgk. Ismail.
Penyampaian materi yang lugas dan mudah dipahami, diselingi humor yang relevan, membuat suasana tausyiah berlangsung hidup dan tidak monoton.
Antusiasme jamaah tetap terlihat meskipun waktu telah menunjukkan lebih dari pukul 23.00 WIB. Masyarakat masih bertahan dan menyimak tausyiah hingga kegiatan berlangsung.
Peringatan Maulid Nabi tingkat Kabupaten Aceh Selatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi momentum mempererat silaturahmi, tetapi juga mendorong masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari serta dalam pembangunan daerah.
Laporan: Hartini
