Ketua PW IWO Aceh Chairan Manggeng Bertemu “Star Boys” di Tanjung Priok Belajar Bahagia

Barsela24news.com

 


Jakarta — Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Aceh, Chairan Manggeng, menyempatkan diri bertemu dengan sosok yang dikenal sebagai “Star Boys” di sela-sela aktivitas kerjanya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta, baru-baru ini.


Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban di sebuah tempat sederhana. Momen kebersamaan itu kemudian diunggah ke media sosial dan menarik perhatian banyak warganet.


Dalam unggahan yang beredar, tampak Chairan Manggeng duduk bersama sosok artis Tiktok sebatang kara yang berjukan“Star Boys” sambil tersenyum ke arah kamera. Latar tenda berwarna merah menambah kesan sederhana namun hangat dalam pertemuan tersebut.


Chairan mengatakan, pertemuan itu memberikan makna tersendiri tentang kehidupan dan kebahagiaan. Menurutnya, kebahagiaan sejati tidak selalu harus dicapai melalui kemewahan ataupun kesempurnaan hidup.


“Kadang kita selalu sibuk mencari yang sempurna, padahal kita lupa kalau yang sederhana mampu membuat kita tertawa bahagia, ayo mari kita belajar dari Star Boy Priok ini, dengan cukup sederhana bahagia menjadi dirinya,” ujar orang nomer satu di Ikatan Wartawan Online Aceh tersebut.


Ia juga memberikan apresiasi kepada sosok “Star Boys” yang dinilai mampu membawa energi positif bagi lingkungan sekitarnya. Kesederhanaan dan sikap apa adanya dianggap menjadi nilai penting dalam kehidupan sosial masyarakat.


Unggahan tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan masyarakat di media sosial. Banyak pengguna media sosial menilai pesan yang disampaikan Chairan mengandung nilai motivasi dan mengajarkan pentingnya menjadi diri sendiri.


Selain menjadi hiburan, momen itu juga dinilai mampu membangun kedekatan emosional dengan masyarakat melalui pesan kesederhanaan dan kebersamaan yang ditampilkan secara alami dan profesional.


Fenomena unggahan sederhana namun penuh makna seperti ini kerap menjadi daya tarik tersendiri di media sosial. Konten bernuansa humanis dan inspiratif dinilai lebih mudah diterima masyarakat karena menghadirkan nilai kehidupan yang dekat dengan keseharian.(**)